Kembali Jadi Zona Merah - Pasien Positif Covid- 19 Itu Baru Pulang dari Surabaya 20 Agustus 2020

Kembali jadi zona merah - pasien positif Covid- 19 itu baru pulang dari Surabaya 20 Agustus 2020

Penulis: Oby Lewanmeru | Editor: Kanis Jehola
POS-KUPANG.COM/Oby Lewanmeru
Kepala Dinas Kesehatan Sumba Timur, dr. Chrisnawan Try Haryantana didampingi Sekretaris Dinas Kesehatan Sumba Timur, Tinus Ndjurumbaha, SKM saat memberikan keterangan pers terkait pasien ke-13 positif Covid-19 di Sumba Timur, Selasa (1/9/2020) 

POS-KUPANG.COM | WAINGAPU - Pasien positif Corona Virus Disease ( Covid-19)
di Kabupaten Sumba Timur adalah warga Kelurahan Matawai, Kecamatan Kota Waingapu yang merupakan pelaku perjalanan. Pasien berinisial M ini baru saja pulang dari Surabaya pada tanggal 20 Agustus 2020 lalu.

Hal ini disampaikan Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Pencegahan dan Penanganan Coovid-19 Kabupaten Sumba Timur, dr. Chrisnawan Try Haryantana kepada wartawan, Selasa (1/9/2020).

Jefri Hantar Welhelmus Lisnahan Penerima Program Bedah Rumah

Menurut Chrisnawan, sebagaimana diketahui pada Senin (31/8/2020), Sumba Timur kembali berstatus zona merah ketika salah satu warga Sumba Timur terkonfirmasi positif Covid-19.

"Sejak tanggal 20 Juli 2020, Sumba Timur tidak ada kasus positif Covid-19. Namun, pada tanggal 31 Agustus 2020, Kabupaten Sumba Timur ditemukan ada kasus Covid-19," kata Chrisnawan.

Didampingi Sekretaris Dinas Kesehatan Sumba Timur, Tinus Ndjurumbaha, S.KM,Kabid P2P, Jonker Telnoni, S.KM dan Kasie Surveylens dan Imunisasi, Rambu Hamueti Ndapananjar, S.KM,M.Kes.

HUT Polwan Ke-72 Ini Yang Disampaikan Polwan Polres Manggarai

Chrisnawan menjelaskan, kasus positif Covid-19 itu berada di Kelurahan Matawai dan merupakan kasus import. Karena, yang bersangkutan adalah pelaku perjalanan dari Surabaya dan tiba di Waingapu pada 20 Agustus 2020.

"Pada tanggal 27 Agustus 2020, yang bersangkutan dirawat inap di Rumah Sakit Kristen (RSK) Lindimara Waingapu. Saat itu yang bersangkutan mengalami muntah, nyeri ulu hati, pusing, batuk sesekali dan pada tanggal 29 Agustus 2020, pasien ini menunjukkan gejala sesak," katanya.

Dikatakan, karena adanya gejala tersebut, maka yang bersangkutan diswab dan hasilnya terkonfirmasi positif Covid-19.

"Pasien ini merupakan pasien ke-13 positif Covid-19 di Sumba Timur dan sejak saat itu langsung diisolasi di RSUD Umbu Rara Meha Waingapu. Petugas juga langsung melakukan pelacakan terhadap semua yang pernah kontak dengannya, terutama tenaga medis di RSK Lindimara," ujarnya.

Chrisnawan mengatakan, pihaknya terus melakukan pelacakan kontak terutam tenaga kesehatan dan keluarga serta karyawan yang pernah kontak dengan yang bersangkutan.

Apalagi, lanjutnya, yang bersangkutan adalah pengusaha alat-alat rumah tangga, sehingga perlu dilakukan pelacakan secara detail dan meluas lagi.

"Kita imbau orang yang pernah berbelanja di toko milik pasien ini sejak Tanggal 20-26 Agustus 2020 agar proaktif melaporkan ke pihak layanan kesehatan," ujarnya. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Oby Lewanmeru)

Sumber: Pos Kupang
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved