Selasa, 7 April 2026

Masyarakat Diminta Waspada, Suhu Cuaca yang Cukup Panas Masih Akan Terjadi Pada September 2020

Masyarakat diminta untuk waspada karena suhu cuaca yang cukup panas masih akan terjadi dalam bulan September 2020 ini

Editor: Hermina Pello
BBC/Getty Images
ILUSTRASI - Dua wanita menggunakan payung untuk melindungi diri dari matahari di Tokyo saat suhu udara melonjak di Jepang. 

POS-KUPANG. COM | JAKARTA - Suhu cuaca yang cukup panas masih akan terjadi di Indonesia pada September karena  posisi matahari yang berada di garis ekuator.

"Kondisi ini harus diwaspadai selama bulan September karena kondisi cuaca atau suhu cukup panas masih dapat terjadi," kata Miming Kepala Bidang Prediksi dan Peringatan Dini Cuaca Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika ( BMKG) Miming Saepudin dalam Rakor bersama BNPB secara virtual, Senin (31/8/2020

Ia mengatakan, suhu cuaca yang cukup panas masih akan terjadi di Indonesia pada September.

Menurut dia, suhu cuaca cukup panas pada bulan September terjadi karena posisi matahari yang berada di garis ekuator.

"Kondisi ini harus diwaspadai selama bulan September karena kondisi cuaca atau suhu cukup panas masih dapat terjadi," kata Miming dalam Rakor bersama BNPB secara virtual, Senin (31/8/2020).

Panas Kendati cukup panas, Miming menegaskan, ukuran suhu masih dalam batasan normal. Ia juga mengingatkan masyatakat untuk waspada terhadap kondisi cuaca saat peralihan jelang musim penghujan.

Cuaca ekstrem kemungkinan akan terjadi saat musim peralihan pada September.

Prakiraan Cuaca di Wilayah Provinsi NTT, Angin Kencang Terjadi di 4 Pulau

BLT Rp 600.000 Tahap II Segera Cair ke 3 Juta Penerima,Pekerja Rekening Bank Swasta Terima Kemudian

"Selama pancaroba itu relatif kejadian cuaca ekstrem seperti puting beliung kemudian hujan lebat dalam durasi singkat, kemudian petir itu bisa lebih sering terjadi selama pancaroba," ujarnya.

"Jadi mulai bulan September, Oktober, November kita perlu waspadai untuk kondisi-kondisi tersebut," ujar dia.

Miming mengatakan, sebanyak 85 persen wilayah di Indonesia masih mengalami musim kemarau pada September. Sementara sisanya atau 15 persen sudah masuk pada musim penghujan.

"85 persen wilayah indonesia masih memasuki musim kemarau. Sedangkan untuk 15 persennya itu dia sudah mulai basah," imbuhnya. Beberapa wilayah yang mulai masuk pada musim hujan seperti sebagian kecil Sumatera Utara bagian selatan.

Kemudian di Sumatera Barat di bagian Tengah, Kalimantan tengah, Kalimantan Utara, kemudian wilayah Timur Kalimantan.

"Sedangkan untuk wilayah Sulawesi ada di Sulawesi bagian Barat, kemudian di wilayah Sulawesi bagian Utara," ungkapnya.

Kemudian ada Maluku dan Maluku Utara dan Papua Tengah. Sedangkan mayoritas wilayah Jawa masih akan mengalami musim kemarau.

Prakiraan Angin Kencang Hari Ini Selasa 1 September 2020

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/4
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved