News

PILKADA Sumba Timur, Bos Hanura Sebut Empat Tanda Kemenangan Paket Kris-David, Apa Saja? Simak Ini

Ribuan warga menghadiri acara deklarasi Calon Bupati dan Wakil Bupati Sumba Timur, Kristofel Praing-David Melo Wadu

Penulis: Oby Lewanmeru | Editor: Benny Dasman
ISTIMEWA
Christofel Praing-David Wadu 

Laporan Wartawan Pos Kupang, Com, Oby Lewanmeru

POS KUPANG, COM, WAINGAPU - Ribuan warga menghadiri acara deklarasi Calon Bupati dan Wakil Bupati Sumba Timur, Kristofel Praing-David Melo Wadu di Lapangan Rihi Eti Kelurahan Prailiu, Jumat (28/8).

Pasangan yang populer dengan sebutan Paket Sehati ini diusung PDIP, NasDem, PAN, Demokrat, Hanura, Gerindra dan PKPI. Dua parpol non seat, yaitu PPP dan PKS juga mendukung Paket Sehati.

Deklarasi dihadiri politisi PDIP yang juga Ketua Komisi III DPR RI Herman Herry dan Yohanis Fransiskus Lema alias Ansy Lema. Keduanya diutus DPP PDIP.

Sejumlah pengurus partai pengusung juga hadir, di antaranya Sekretaris DPD PDIP NTT Yunus Takandewa, Ketua DPD Partai Hanura NTT Refafi Gah, Ketua DPD Partai Demokrat NTT Jefri Riwu Kore.

Herman Herry mengatakan, Pilkada Sumba Timur cantik apabila hanya diikuti dua pasangan calon sehingga terjadi head to head.

Ia menyatakan, dengan deklarasi yang dihadiri ribuan masyarakat itu tandanya bahwa Paket Sehati akan menang dalam Pilkada Sumba Timur

"Oleh karena itu, untuk menang tidak hanya omong (berbicara) tetapi memang itu harus kerja. Semua yang hadir di sini harus jadi tim sukses Sehati dan pulang dari tempat ini harus sosialisasi Paket Sehati," katanya.

"Harus menang tebal, sebab kalau hanya menang tipis kami capek. Capeknya kenapa, karena harus ke Mahkamah Konstitusi (MK).

Supaya jangan ke MK maka harus menang tebal, karena menang tebal, kita tidak buang energi ke MK," tambahnya.

Fungsionaris DPP PDIP ini juga meminta semua masyarakat yang hadir agar menjadi tim kerja Paket Sehati.

"Para anak muda, tokoh masyarakat, tokoh agama bergandengan tangan dukung Paket Sehati untuk melanjutkan karya-karya besar kedepan. Saya bicara begini karena sebagai politisi senior, sebagai Ketua Komisi III DPR RI, tentu punya pengalaman," imbuhnya.

Herman Herry mengatakan, PDIP memilih Kris Praing-David Melo Wadu karena keduanya mempunyai hati.

"Banyak orang bisa jadi pemimpin, tapi menjadi pemimpin yang punya hati susah," ucapnya.

Ketua DPP Partai Hanura Beny Ramdani mengatakan, Ketua Umum Partai Hanura, Oesman Sapta Odang bangga karena ada sosok yang baik dan bisa membangun Sumba Timur.

Dia menyebut ada empat tanda-tanda kemenangan yang dialami, yakni pertama banyak orang yang berjalan kaki dan berkendaraan masuk ke tempat acara. Kedua, banyak tokoh masyarakat, tokoh Agama, pemuda, perempuan yang hadir mendukung. Ketiga, ada tokoh hadir. Keempat, Paket Sehati didukung oleh sembilan partai.

"Tepuk tangan tidak cukup, ketika kita keluar rumah Tuhan menyertai dan saat di tempat ini Tuhan menyaksikan. Jadi tanggal 9 Desember 2020 ke TPS dan berikan pilihan suara ke Paket Sehati," ujarnya.

Ketua DPD Partai Demokrat NTT, Jefri Riwu Kore saat itu mengatakan, Demokrat ada untuk mendukung Sehati.

Kedua sosok ini memiliki hati untuk membangun Sumba Timur.

Christin Samiyati Pati dari DPW Partai NasDem NTT mengatakan, jika Tuhan menghendaki untuk memimpin Sumba Timur, maka memimpin dengan hati.

Acara deklarasi Paket Sehati dikawal 300 personel dari Polres Sumba Timur.

"Tim gabungan ini terdiri dari Polres Sumba Timur, Brimob Subden 3 Den A Pelopor Sumba dan Kodim 1601 Sumba Timur," kata Kapolres Sumba Timur, AKBP. Handrio Wicaksono, SIK.

"Setiap anggota profesional dalam tugas, pengamanan seperti ini sudah sering dilaksanakan dengan sukses, namun jangan lengah, tetap siap dan siaga dalam situasi apapun," katanya. *

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved