Cegah Kekeringan, Pemerintah Bersama Masyarakat dan Polisi Daur Ulang Sumber Mata Air di Tuatuka
Antisipasi Kekeringan, Reboisasi Hutan dan Daur Uang Sumber Mata Air di Kelurahan Tuatuka Masyarakat Kolaborasi dengan Pemerintah dan Kepolisian
POS-KUPANG.COM - Pemerintah Kabupaten Kupang, Kepolisian RI dan masyarakat Kelurahan Tuatuka bersinergi demi kelestarian lingkungan hidup.
Tim gabungan ini berkolaborasi mengadakan aksi nyata, yakni gotong royong sebagai bentuk kepedulian terhadap pelestarian hutan dan sumber mata air Saefraba di Kelurahan Tuatuka, Kecamatan Kupang Timur, Kabupaten Kupang, Jumat (28/08/2020). Hutan direboisasi dan sumber mata air didaur ulang demi mengantisipasi kekeringan.
Hutan sebagai paru-paru dunia bahkan ada yang menyebutnya sebagai jantung dari bumi, selayaknya mendapat perhatian. Karena itu, Kelompok Keswadayaan Masyarakat (KKM) Kelurahan Tuatuka bersama Unit Pelaksana Teknis (UPT) Kesatuan Pengelolaan Hutan produksi (KPHP) Wilayah Kabupaten Kupang dan Polsek Kupang Timur mengadakan kegiatan penghijauan hutan kembali dan mendaur ulang sumber mata air agar volume air yang saat ini menurun, bisa kembali meningkat dan dapat dinikmati masyarakat.
Kegiatan ini dihadiri oleh Marlis Bupu, sebagai Koordinator Resort 2 Unit Pelaksana Teknis (UPT) Kesatuan Pengelolaan Hutan produksi (KPHP) Wilayah Kabupaten Kupang. Marlis menyaksikan langsung masyarakat bergotoyong royong membuat bangunan penangkap air baku dari mata air atau disebut broncaptering.
Masyarakat juga menggali fondasi tempat penampungan air bersih pada sistem penyediaan air atau di sebut reservoir.
Masyarakat juga menanam puluhan anakan pohon mahoni. Termasuk mengumpulan biji mahoni dan akan disemai dan nantinya ditanam pada bulan lingkungan hidup yakni awal november nanti.
Kegiatan ini juga dikampanyekan dengan memasang plang bertuliskan "Ayo Kita Lestarikan Hutan, Tanah dan Air, Dilarang Menebang Pohon, Dilarang Menambang Galian C dan Membakar Hutan,".
Plang ditanam langsung oleh Kapolsek Kupang timur Iptu Victor H Seputra. Ini bertujuan agar mengajak seluruh masyatakat tetap menjaga dan merawat hutan.
Sebab kerusakan hutan akan merusak kelangsungan hidup manusia. Dalam kesempatan ini Kapolsek Kupang Timur Iptu Victor H Seputra menyampaikan, kehadiran polisi ditengah kegiatan ini membawa semen lalu membantu membuat fondasi penampungan air bersih dan menanam pohon.
"Mari kita jaga kelestarian hutan demi generasi mendatang," paparnya. Sementara itu, Ketua Kelompok Keswadayaan Masyarakat (KKM), Ritwan Ketty menyampaikan kegiatan ini dilakukan demi menjaga hutan dan juga mengantisipasi kekeringan.
Tidak seperti tahun-tahun sebelumnya yang mana air dapat tersalur dan dinikmati seluruh masyarakat di Kelurahan Tuatuka.
Beberapa tahun belakang, debit air berkurang dan tidak mencukupi. Karena itu, KKM mengadakan kegiatan tersebut agar masyarakat tetap menjaga dan merawat hutan, tak hanya kali ini.
KKM nantinya akan mengadakan kegiatan penanaman pohon mahoni dengan melibatkan, tokoh masyarakat, tokoh agama, juga muda mudi penerus bangsa.
Baik membersihkan sumber mata air juga menanam pohon lebih banyak lagi karena bibit mahoni sudah diambil dan segera disemaikan untuk ditanam bulan november nanti.
"Kegiatan kami ini masih terkait hari kemerdekaan. Kami tidak dituntut mengangkat senjata dan melawan musuh, tapi dituntut melawan kekeringan. Termasuk merawat dan melestarikan hutan yang ada," timpal Ridwan Ketty didampingi Ketua LPM Keluarahan Tuatuka Daut Y Thao.
(*)