Turki vs Yunani di Ambang Perang, Pasukan Erdogan Latihan Militer Mediterania, Negeri Dewa Siaga
Saling klaim wilayah yang kaya minyak di Laut Mediterania antara Yunai dan Turki membuat kedua negara itu dalam posisi siaga tinggi
Turki vs Yunani di Ambang Perang, Pasukan Erdogan Latihan Militer Mediterania, Negeri Dewa Siaga
POS KUPANG.COM -- Saling klaim wilayah yang kaya minyak di Laut Mediterania antara Yunai dan Turki membuat kedua negara itu dalam posisi siaga tinggi
Situasi semakin memanas setelah militer Turki melakukan latihan militer di kawasan sengketa itu
Setelah Laut China Selatan, kini giliran Mediterania yang membara.
Turki mengatakan akan mengadakan latihan perang di Mediterania timur pada 1-2 September.
Serangkaian latihan militer tersebut telah memicu ketegangan dengan Yunani.
Kedua negara telah terkunci dalam perselisihan pahit mengenai kendali atas perairan Mediterania timur yang meningkat setelah Ankara mengirim kapal survei seismik ke wilayah yang disengketakan bulan ini dalam sebuah tindakan yang oleh Athena disebut ilegal.
• Amerika Tantang China di Laut China Selatan, Menhan AS Sebut Tak Akan Mundur Sedikitpun
• Konflik Turki-Yunani Kini Berubah Sangat Serius, Negosiasi Jerman Temuan Pengakuan Mengejutkan
• PANAS, Perang Di depan Mata, China Tembakan Dua Rudal Jelajah ke LCS , Peringatan Untuk Amerika
• Saksikan Gading Marten dan Wijin Bertemu dalam Satu Acara, Gisella Anastasia Alamai hal ini
Mereka berselisih tentang klaim atas sumber daya hidrokarbon potensial berdasarkan pandangan yang bertentangan tentang luas landas kontinen mereka di perairan yang sebagian besar tersebar di pulau-pulau Yunani.
Angkatan Laut Turki mengeluarkan peringatan terbaru yang dikenal sebagai Navtex, yang mengatakan akan mengadakan latihan penembakan di Mediterania timur di lepas pantai Iskenderun, timur laut Siprus.
Ketika perselisihan melebar, Prancis mengatakan pada Rabu bahwa mereka akan bergabung dengan latihan militer dengan Italia, Yunani dan Siprus di Mediterania timur.
Juru bicara Kementerian Luar Negeri Turki Hami Aksoy mengatakan penempatan pesawat militer Prancis di Siprus Yunani melanggar perjanjian mengenai kontrol dan administrasi pulau itu setelah kemerdekaan dari Inggris pada tahun 1960.
Aksoy mengatakan bahwa sikap Prancis secara berbahaya mendorong Yunani dan Siprus untuk semakin meningkatkan ketegangan di wilayah tersebut.
Siprus terpecah pada tahun 1974 setelah invasi Turki yang dipicu oleh kudeta yang diilhami oleh Yunani. Warga Siprus Yunani di pulau itu kebanyakan tinggal di selatan, dan Siprus Turki di utara.*
Sebagian artikel ini sudah tayang di Intisari.Grid.ID dengan judul: Bikin Turki-Yunani Ribut, Turki Justru Akan Gelar Latihan Militer di Perairan Mediterani pada 1-2 September 2020 https://intisari.grid.id/read/032309424/bikin-turki-yunani-ribut-turki-justru-akan-gelar-latihan-militer-di-perairan-mediterani-pada-1-2-september-2020?page=all
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/presiden-turki-recep-tayyip-erdogan_20180815_171954.jpg)