Warga Nagekeo Mengeluh Harga Cengkeh Anjlok

Harum dan bunga cengkeh yang semerbak, ternyata tidak sebanding dengan harganya

Penulis: Gordi Donofan | Editor: Kanis Jehola
POS-KUPANG.COM/Gordi Donofan
Petani Cengkeh saat panen di Mauponggo Kabupaten Nagekeo, Senin (24/8/2020). 

POS-KUPANG.COM | MBAY -- Harum dan bunga cengkeh yang semerbak, ternyata tidak sebanding dengan harganya. Upaya petani untuk meningkatkan produktivitas rupanya surut karena harganya tidak seindah bunga dan buah yang unik itu.

Di Nagekeo misalnya, memasuki musim panen Cengkeh, ternyata tidak berdampak baik bagi petani Cengkeh.

Hal ini diakibatkan anjloknya harga Cengkeh. Alhasil banyak petani menjerit akibat kerugian yang dialami oleh mereka.

Bawaslu Manggarai Ikut Raker Koordinasi Persiapan Pilkada Serentak Tahun 2020, Ini Kata Marselina


Panen Cengkeh hampir dialami oleh semua petani yang menggunakan tangga yang cukup tinggi mereka mulai memanen cengkeh yang sudah memasuki masa panen.

Sayangnya harga penjualan Cengkeh tahun ini mengalami penurunan drastis. Jika harga Cengkeh kering tahun sebelumnya bisa mencapai delapan puluh ribu rupiah per kilogram kini hanya berkisar diantara empat puluh ribu hingga empat puluh lima ribu rupiah per kilogram.

Ini Kronologis Lengkap Kecelakaan Lalu Lintas di Atambua yang Menewaskan Warga Malaka

Petani Cengkeh asal Mauponggo,
Wenslaus Denge mengungkapkan anjloknya harga Cengkeh tahun ini mengkaibatkan petani merugi.

Pasalnya harga Cengkeh tersebut tidak sebanding dengam biaya operasional dan biaya tenaga untuk memanen cengkeh.

"Harga Cengkeh turun drastis. Hanya kisaran 40 hingga 45 ribu saja per kilo gram. Itu Cengkeh yang kering," ujar Wenslaus kepada POS-KUPANG.COM Senin (24/8/2020).

Ia hanya bisa pasrah dengan harga Cengkeh saat ini karena memang tidak bisa berbuat apa-apa.

Kepada pemerintah diharapan dapat mengambil langkah untuk segera menstabilkan harga Cengkeh tahun ini yang bagi petani sudah sangat tidak layak.

"Kami harapkan agar perhatikan harga Cengkeh," ujarnya. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Gordi Donofan)

Sumber: Pos Kupang
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved