virus corona

Waduh,Covid-19 Terus Bertambah di DKI, Anies Baswedan Malah Sebut Kabar Baik,Ternyata Ini Alasannya!

Waduh,Covid-19 Terus Bertambah di DKI, Anies Baswedan Malah Sebut Kabar Baik,Ternyata Ini Alasannya!

Editor: Adiana Ahmad
ISTIMEWA
Gubernur DKI, Anies Baswedan 

Waduh,Covid-19 Terus Bertambah di DKI, Anies  Baswedan Malah Sebut Kabar Baik,Ternyata Ini Alasannya!

POS-KUPANG.COM, JAKARTA - Kasus positif covid-19 di DKI Jakarta terus bertambah. Namun Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan malah menyebut hal itu kabar baik. Apa alasannya?

Anies Baswedan meminta masyarakat mengubah pandangan terkait temuan kasus positif Covid-19 yang terus meningkat.

Menurut Anies Baswedan, jika selama ini masyarakat selalu berpandangan negatif terhadap temuan kasus positif Covid-19 di DKI, maka saat ini pandangan itu harus diubah. 

Anies Baswedan meminta masyarakat untuk berpikir positif bahwa  temuan kasus positif Covid-19 merupakan kabar baik.

Pasien Covid-19 Meninggal, Gugus Tugas Imbau Masyarakat Tingkatkan Kewaspadaan Patuhi Protokol

Hal ini disampaikan Anies usai menjalankan salat subuh berjemaah sekaligus memperingati Tahun Baru Islam 1 Muharram di Masjid Raya Pondok Indah, Jakarta Selatan, Kamis (20/8/2020).

"Sering kali kalau ditemukan kasus positif, diasosiakan sebagai kabar buruk. Sesungguhnya kalau ditemukan ada positif di kondisi wabah artinya kabar baik," ucapnya.

Anies menjelaskan, bila ada temuan kasus positif, berarti tim medis berhasil mendeteksi penularan virus dan akan menghentikan penyebarannya.

Sedangkan, bila tak ditemukan, maka warga yang telah terpapar Covid-19 bakal lebih banyak menulari orang disekitarnya.

"Karena kalau tidak ditemukan mereka bepergian kemana-mana, menularkan wabah ini," ujarnya.

Perempuan Berusia 20 Tahun Pelaku Perjalanan dari Bali Positif Corona di Nagekeo

Untuk itu, mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan ini menilai, sangat wajar bila angka penambahan kasus Covid-19 di DKI tinggi.

Pasalnya, DKI sendiri terus menambah kapasitas pengetesan Covid-19 menggunakan metode swab test PCR.

Bahkan, rata-rata pengetesan tiap pekannya bisa mencapai 40 ribu orang.

"Karena dikejar terus maka ketemu. Karena ketemu, maka angka positif jadi tinggi," kata Anies.

"Kalau mereka enggak ketemu, mereka berkeliling tanpa sadar (telah terpapar Covid-19)," tambahnya.

Vaksin Covid-19 Tak Akan Efektif, Mutasi Virus Corona 10 Kali Lipat Lebih Menular di Negara Tetangga

Penambahan kasus positif Covid-19 di DKI Jakarta sendiri terus meroket.

Sumber: Tribunnews
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved