Nelayan Hilang di Pantai Selatan Malaka
Tim Tagana Kabupaten Malaka Masih Mencari Korban Yohanes Seran
Tim Tagana Kabupaten Malaka sejak adanya informasi kejadian nelayan atas nama Yohanes Seran hilang di laut Pantai Selatan Malaka
Penulis: Edy Hayong | Editor: Kanis Jehola
POS-KUPANG.COM | BETUN - Tim Tagana Kabupaten Malaka sejak adanya informasi kejadian nelayan atas nama Yohanes Seran hilang di laut Pantai Selatan Malaka, langsung turun ke lokasi.
Tim Tagana Malaka dibantu warga setempat masih menyisiri kawasan pantai untuk mencari korban, namun hasilnya masih nihil.
Koodinator Tagana Kabupaten Malaka Erwin Lawalu, saat dikonfirmasi Wartawan, Kamis (20/8/2020) mengatakan saat ini Tim Tagana sudah langsung turun menyebar di lokasi di Pantai Kletek.
• Pencurian di Sikka, Masuk Toko Simpan Tas di Motor Keluar Toko Tas Berisi Uang, Laptop dan HP Hilang
" Saat ini Anggota Tagana sudah berada di Pantai Kletek. Kita masih terus mencari keberadaan korban," jelas Erwin.
Hingga berita diturunkan, masyarakat setempat dan keluarga korban banyak berdatangan ke lokasi untuk memberikan semangat kepada keluarga korban dan juga mendoakan agar Yohanes ayah dari empat orang anak ini secepatnya ditemukan.
• Istri Yohanes Seran Sedih dengar Suaminya Hilang di Pantai Selatan Malaka
Untuk diingat, korban Yohanes Seran bersama dengan tiga orang nelayan lainya turun laut pada Selasa (18/8) Pukul 15.00 Wita. Tiga orang nelayan lain yang bersama korban yakni Endik Bitin, Leonardus Kehi, dan Jefri.
Untuk diketahui, laut Pantai Selatan di Kabupaten Malaka kembali "memakan" korban jiwa. Setelah sebelumnya pada tanggal 26 Juli 2020 dua korban jiwa Servasius Seran alias Bet dan Yasintus Nahak Bria alias Erik (33) hilang di perairan laut Beiseuk, Rabasa Haerain.
Korban kali ini atas nama Yohanes Seran salah satu dari tiga nelayan, warga dusun Marobo, Desa Bereliku, Kecamatan Malaka Tengah, Kabupaten Malaka, diduga hilang hilang di laut pantai selatan, Motadikin, Desa Fahiluka, Kecamatan Malaka Tengah, Kabupaten Malaka, Rabu (19/8).
Belum diketahui penyebab utama dari kehilangan korban Yohanes dan hingga kini masih dalam proses pencarian baik keluarga maupun Tim Tagana Kabupaten Malaka.
Informasi yang diperoleh Pos-Kupang, korban Yohanes Seran bersama dengan tiga orang nelayan lainnya turun ke laut pada Selasa (18/8) sekitar Pukul 15.00 Wita. Ketiga nelayan yang turut bersama korban yakni, Endik Bitin, Leonardus Kehi, dan Jefri.
Berita kehilangan Yohanes baru terdengar pasca Endik Bitin yang juga turut bersama korban menelpon istrinya Klara Uduk pada tanggal 19 Agustus sekitar Pukul 03.00 Wita.
Setelah menerima informasi itu, Klara Uduk bergegas menuju rumah korban Yohanes di Dusun Marobo untuk menyampaikan peristiwa naas ini.
Setelah mendengar peristiwa naas ini Keluarga korban langsung bergegas menuju lokasi kejadian untuk memastikan peristiwa naas ini sekaligus berusaha untuk mencarinya. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Edi Hayong)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/breaking-news-laut-pantai-selatan-di-malaka-kembali-memakan-korban.jpg)