Internasional
Innalillahi! Kabar Duka, Gelombang Panas Serang Jepang, 131 Orang Meninggal Dunia
Ya gelombang panas menyerang Jepang, dilaporkan setidaknya 131 orang meninggal akibat gelombang panas ini.
POS-KUPANG.COM - Kabar Duka datang dari negeri Sakura Jepang.
Ya gelombang panas menyerang Jepang, dilaporkan setidaknya 131 orang meninggal akibat gelombang panas ini.
Diperkirakan, gelombang panas ini akan berlanjug dengan suhu mencapai hampir 40 derajat Celsius.
• Tetap Perkasa di Usia 86 Tahun, Ini Rahasia Kakek Sugiono Agar Tetap Top Cer, Aktor Film Dewasa
Warga Jepang tengah berjuang menghadapi musim panas yang sangat menyengat.
NHK, media massa di Jepang melaporkan, hingga pukul 18.30 WIB, jumlah korban meninggal dilaporkan sudah mencapai 131 orang.
“Sekitar 80 persen korban berusia di atas 70 tahun. Kebanyakan di antaranya tidak memiliki alat penyejuk udara (AC) atau tidak menggunakannya,” kata pejabat itu, dikutip dari NHK, Kamis (20/8/2020).
Kantor Pemeriksa Medis mengatakan, dari 28 korban meninggal di Tokyo, 11 orang berusia 70-an dan 10 lainnya berusia 80-an.
"11 korban meninggal pada malam hari. 27 orang tewas di dalam ruangan. Di antara orang yang meninggal di dalam ruangan, 25 orang tidak menggunakan AC," katanya.
Jumlah orang yang dilarikan ke rumah sakit dengan gejala sengatan panas terus meningkat.
Para pejabat mengatakan musim panas ini terasa sangat berat, khususnya bagi warga lansia.
Karena suhu panas naik dengan seketika setelah musim hujan berakhir pada awal Agustus 2020 lalu.
“Kami mengimbau masyarakat untuk menggunakan alat penyejuk udara sepanjang hari dan sering meminum air untuk memperkecil risiko,” katanya.
• Korea Utara Miliki 60 Bom Nuklir, Pemilik Senjata Kimia Terbesar ke-3 di Dunia, Siap Lawan Amerika?
• Ingin Cepat Turunkan Berat Badan Alami? Minum Racikan Ini, Bikin Sendiri, Mudah Gak Pakai Ribet!
Sementara itu, Badan Meteorologi Jepang telah mengeluarkan peringatan sengatan panas dan suhu tinggi pada hari Minggu (16/8/2020).
Badan itu memperingatkan bahwa suhu panas mencapai tingkat paling berbahaya di seluruh negara, yakni mencapai 40 derajat celcius.
“Pada pukul 2 siang, kota Hamamatsu, Prefektur Shizuoka, mencatat rekor tertinggi 40,9 derajat,” kata badan tersebut, mengutip dari Japan Times.
BMKG-nya Jepang menambahkan bahwa 153 lokasi secara nasional telah mencapai 35 pada siang hari.
Rekor panas tertinggi juga dilaporkan di Naka, Prefektur Tokushima, yang mencapai 39, dan di Kozagawa, Prefektur Wakayama, yang mencapai 38,9.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/gelombang-panas-serang-jepang.jpg)