News
Lagi, Dua Warga Ende Positif Corona, Bupati Djafar: Jangan Panik
Ende kembali zona merah karena ada dua orang tanpa gejala (OTG) yang terkonfirmasi positif Covid-19.
Penulis: Laus Markus Goti | Editor: Benny Dasman
Laporan Wartawan Pos Kupang, Com, Oris Goti
POS KUPANG, COM, ENDE - Bupati Kabupaten Ende Djafar Achmad mengumumkan, Ende kembali zona merah karena ada dua orang tanpa gejala (OTG) yang terkonfirmasi positif Covid-19.
Dia meminta masyarakat jangan panik dan tetap waspada, yakni: menaati protokol kesehatan penanganan Covid-19, antara lain: rajin cuci tangan, pakai masker dan jaga jarak.
Hal itu disampaikan Bupati Djafar saat menggelar konferensi pers di lantai dua Kantor Bupati Ende, Senin (17/8).
Menurutnya, Dinas Kesehatan berkoordinasi dengan pihak RSUD Ende sudah langsung bergerak cepat melakukan penelusuran terhadap orang-orang yang kontak erat dengan dua pasein tersebut.
Disinggung mengenai langkah Pemda Ende pasca adanya dua pasien Covid-19 tersebut, kata Bupati Djafar, sebelumnya ketika Ende masuk zona hijau, Pemda Ende telah menggagendakan program untuk melakukan rapit tes massal di titik ramai, seperti gereja, masjid, pasar, juga kepada ASN dan para medis.
Rapit tes massal tersebut, katanya, guna memastikan bahwa Ende sudah benar-benar bebas dari Covid-19. Namun agenda tersebut masih dalam tahap sosialisasi.
Dia mengatakan, ke depan terkait upaya memutus mata rantai penyebaran Covid-19 di Kabupaten Ende, akan disesuaikan dengan Inpres nomor 6 Tahun 2020.
Menurutnya, dalam Inpres tersebut pendekatannya persuasif untuk taat pada protokol kesehatan, melibatkan banyak pihak termasuk TNI dan Polri.
"Masyarakat kita ajak untuk sama-sama menghadapi Covid-19. Peranan RT, RW, Desa, Lurah kita tingkatkan untuk kampanye, persuasif agar kita semua taat protokol kesehatan," ungkapnya.
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Ende, dr. Muna Fatma, dalam kesempatan itu, menjelaskan, dua pasien Covid-19 terbaru tersebut merupakan pasien ke-13 dan 14.
Sebelumnya, ada 12 pasien Covid-19 dan sudah dinyatakan sembuh.
Dijelaskannya, pasien 13 merupakan pegawai salah satu BUMN di Ende berusia 26 tahun.
"Kami sudah lakukan tracing kepada teman sekantornya dan teman kosnya, total dua puluh sembilan orang," ungkapnya.
Menurut dr. Muna Fatma, dari 29 orang tersebut, 28 orang sudah diswab dan sampelnya sudah dikirim ke Kupang hari ini.