Jokowi Kenakan Pakaian Adat NTT, Gubernur Viktor : Terima Kasih Jokowi
pakaian adat Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS) saat memimpin peringatan detik detik Proklamasi Republik Indonesia
Penulis: Ryan Nong | Editor: Rosalina Woso
Jokowi Kenakan Pakaian Adat NTT, Gubernur Viktor : Terima Kasih Jokowi
POS-KUPANG.COM | KUPANG -- Presiden Republik Indonesia Joko Widodo atau Jokowi mengenakan pakaian adat asal Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) dalam dua acara kenegaraan dalam terang waktu yang berdekatan.
Setelah mengenakan pakaian adat dari Kabupaten Sabu Raijua saat sidang tahunan MPR RI pada Jumat, 14 Agustus 2020 lalu, Presiden Jokowi kembali mengenakan pakaian adat Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS) saat memimpin peringatan detik detik Proklamasi Republik Indonesia pada Senin (17/8) pagi.
Gubernur NTT Viktor Bungtilu Laiskodat dalam pidatonya saat upacara Peringatan HUT Proklamasi RI tingkat Provinsi NTT di Alun Alun Rumah Jabatan Gubernur NTT di Kupang pada Senin pagi secara khusus memberi apresiasi.
“Atas nama pemerintah dan masyarakat Nusa Tenggara Timur, dari lubuk hati yang paling dalam, saya dan Wakil Gubernur Josef Nae Soi menyampaikan terima kasih kepada bapak Presiden Joko Widodo yang telah mengenakan tenunan adat Sabu Raijua pada tanggal 14 Agustus yang lalu. Dan apabila dalam upacara detik-detik proklamasi, Presiden memakai tenunan NTT lagi, kita tentu sangat berbangga sekali,” kata Viktor Bungtilu Laiskodat.
Kebanggaan tersebut beralasan karena Presiden Jokowi menunjukkan kecintaannya terhadap masyarakat Provinsi NTT tidak hanya dengan perhatian pada pembangunan provinsi termiskin ketiga ini, namun juga pada penghargaan terhadap budaya luhur masyarakat.
Di kesempatan berbeda, ucapan terima kasih juga sampaikan Wakil Gubernur NTT Josef A Nae Soi. Kepada wartawan usai melaksanakan pemberian remisi umum kepada narapidana dan anak di Lapas Kelas IIA Kupang pada Senin sore, Nae Soi juga menyampaikan ungkapan yang senada.
"Kita sampaikan terima kasih kepada Bapak Presiden Jokowi yang sungguh sungguh menaruh cinta untuk masyarakat NTT," demikian Nae Soi menjawab wartawan.
Pada Jumat, Presiden Jokowi mengenakan pakaian adat Sabu Raijua dengan motif bunga ros. Motif tersebut merupakan motif jamak yang dikenakan semua kalangan tanpa pembedaan terhadap strata. "Motif Bunga Ros yang dikenakan Presiden Jokowi melambangkan kesucian hati," ungkap Bupati Sabu Raijua Nikodemus Rihi Heke kepada POS-KUPANG.COM pada Jumat.
Sementara, untuk upacara peringatan detik detik Kemerdekaan Republik Indonesia pada Senin (17/8) lagi, Jokowi mengenakan kain motif kaif berantai nunkòlo.
• Tarung Derajat Mabar Kibarkan Bendera Merah Putih di Bukit Silvia Labuan Bajo
• Ketakutan Ruben Onsu Diungkap Nikita Mirzani, Suami Sarwendah Ayah Betrand Peto Dihantui Hal Ini
• Intip PERUNTUNGAN Zodiak Selasa 18 Agustus:Taurus Kejutan Menyenangkan, Aquarius Dengarkan Insting
Motif tersebut telah mendapat sentuhan modifikasi yang melambangkan sumber air dan wilayah Kabupaten TTS yang berbukit dan berkelok. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Ryan Nong )