Selasa, 21 April 2026

Bupati Malaka Bersama Unsur Forkopimda Satu Jam di Pantai Selatan, Ini yang Dilakukan

Bupati Malaka, dr. Stefanus Bria Seran, MPH bersama unsur Forkompimda dan pimpinan OPD satu jam berada di Pantai Selatan Malaka

Penulis: Edy Hayong | Editor: Kanis Jehola
POS-KUPANG.COM/Edi Hayon
Bupati Malaka, dr. Stefanus Bria Seran, MPH atau disapa SBS saat memasang lilin di pantai Motadikin, Minggu (16/8/2020) malam. 

POS-KUPANG.COM |BETUN - Bupati Malaka, dr. Stefanus Bria Seran, MPH bersama unsur Forkompimda dan pimpinan OPD lingkup Pemkab Malaka selama satu jam berada di Pantai Selatan Malaka.

Kehadiran Bupati Malaka bersama rombongan tepatnya di Pantai Motadikin, Kecamatan Malaka Tengah dalam rangka menabur bunga sebelum puncak upacara HUT ke 75 Kemerdekaan RI tanggal 17 Agustus 2020.

Disaksikan Pos-Kupang di Pantai Motadikin, Minggu (16/8), Bupati Malaka, dr. Stefanus Bria Seran, MPH atau disapa SBS tiba didampingi Kapolres Malaka, AKBP Albert Neno juga pejabat yang mewakili Dandim 1605 Belu-Malaka, pejabat mewakili Kajari Atambua, Sekda Malaka, Donatus Bere, S.H, Wakil Ketua DPRD Malaka, Devi Hermin Ndolu sekitar Pukul 18.30 Wita.

Bupati Sikka Beberkan Keberhasilan di Sikka, Ini Datanya

Saat tiba di pantai, barisan para pimpinan OPD, pasukan dari TNI-Polri juga anggota koor dari para guru SMAN Harekakae sudah siaga. Bupati SBS kemudian mengambil tempat sebagai pembina upacara penaburan bunga. Beberapa rangkaian acara dilaksanakan seperti mengheningkan cipta dan penaburan bunga, pemasangan lilin tepat di pinggir pantai.

Saat menabur bunga, Bupati SBS terlihat menatap lurus ke lautan lepas Samudra Hindia bagian Selatan ini, sambil menarik napas dan melepas karangan bunga ke laut. Selanjutnya Bupati SBS menunduk kepala dan berdoa.

Pemkot Kupang Terus Benahi Wajah Kota, LLBK, Kelapa Lima dan Koridor 3 Mulai Bulan Depan

Bupati SBS dalam arahannya menegaskan, pelaksanaan tabur bunga di pantai Motadikin sejak 2018. Ini sesuai kesepakatan bersama unsur Forkompimda sekaligus memperkenalkan area wisata Motadikin.

"Panjang garis pantai di Malaka ini 85 kilometer dan memiliki potensi wisata yang kalau dikelola secara baik akan memberi kontribusi pembangunan daerah Malaka. Saya ajak kita semua mari kelola potensi yang ada untuk tingkatkan kemakmuran rakyat," pinta SBS.

Menurut SBS, kegiatan penaburan bunga jangan dilihat sebagai acara seremonial belaka. Penaburan ini sebagai bagian dari refleksi semangat perjuangan pendahulu dalam mempertahankan Kemerdekaan RI.

Semangat 17 Agustus harus terus didorong untuk generasi Malaka. Semua warga daerah ini harus saling bergandengan tangan bersatu membangun Malaka tercinta.

"Terkait dengan pandemi covid19 yang masih melanda daerah ini, saya minta pemerintah dan kalangan DPRD Malaka menjadi contoh dalam upaya memerangi penyebaran virus corona. Kita berada dalam rumah bersama hanya bilik berbeda. Mari kita jaga kebun bersama, walaupun beda tupoksi. Mari bergandengan tangan bersatu mengatasi pandemi covid19 di Malaka," pinta mantan Kadis Kesehatan NTT ini (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Edi Hayong)

Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved