Temuan Bayi Dalam Kardus di TTU
Polisi Membenarkan Kasus Penemuan Mayat Bayi di Sasi-TTU, NTT
Kapolres Timor Tengah Utara (TTU), AKBP. Nelson Filipe Diaz Quintas membenarkan adannya kasus penemuan mayat bayi yang ditemukan oleh
Penulis: Thomas Mbenu Nulangi | Editor: Ferry Ndoen
Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Tommy Mbenu Nulangi
POS-KUPANG.COM | KEFAMENANU-Kapolres Timor Tengah Utara (TTU), AKBP. Nelson Filipe Diaz Quintas membenarkan adannya kasus penemuan mayat bayi yang ditemukan oleh warga di kampung Humusmate, tepatnya di Jalan Baru, Km 9 Kefamenanu, Kelurahan Sasi, Kecamatan Kota Kefamenanu, Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU), Kamis (13/8/2020)
Menurutnya, kasus penemuan mayat tersebut sudah dilaporkan oleh saksi dan suaminya di Polres Kabupaten TTU.
"Benar tadi malam warga yang menemukan jasad bayi tersebut yang melaporkan ke Polres TTU," kata Nelson kepada Pos Kupang, Jumat (14/8/2020).
Nelson mengatakan, setelah menerima laporan dari warga tersebut, pihaknya langsung melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP).
Diberitakan sebelumnya, seorang warga bernama Dominggas Angket menemukan mayat bayi yang terbungkus kardus di kampung Humusmate, tepatnya di Jalan Baru, Km 9 Kefamenanu, Kelurahan Sasi, Kecamatan Kota Kefamenanu, Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU).
Atas penemuan jasad bayi yang sudah membusuk tersebut, saksi Dominggas Angket bersama sang suami langsung melaporkan kejadian tersebut ke Polres setempat.
Berdasarkan informasi yang dihimpun media ini menyebutkan bahwa pada, Kamis (13/8/2020) sekira pukul 15.30 Wita, saksi yang bernama Dominggas Angket pergi ke tempat kejadian untuk membuka tali sapi yang sedang diikatnya di sekitar TKP.
• MANTAPNYA Presiden Jokowi Berbusana Adat Suku Sabu Pulau Terluar NTT di Sidang Tahunan MPR 2020
Saat itu, Dominggas melihat sapi miliknya mendekati sebuah gardus top kopi. Merasa penasaran dengan gardus tersebut, Dominggas lalu mendekati gardus top kopi yang diikat dengan tali rafia berwarna biru.
Dominggus kemudian memotong tali rafia menggunakan parangnya. Setelah gardus tersebut terbuka saksi Dominggas Angket melihat terdapat kantong plastik warna merah yang di dalamnya dilapisi lagi dengan kantong plastik berwarna hitam.
• INI Aturan Belajar Mengajar (KBM) Tatap Muka Berlaku 18 Agustus 2020, Siswa 25 Persen, KBM di NTT ?
Merasa penasaran, saksi Dominggas kemudian membuka kantong plastik berwarna hitam dan mencium bau tak sedap keluar dari kantong berwarna hitam. Lalu saksi membuka kantong plastik berwarna hitam dan melihat softek dan kain berwarna hijau.
Setelah itu, saksi Dominggas Angket mengeluarkan kain tersebut dan diletakan diatas tanah. Betapa kagetnya, setelah ia melihat kepala jasad bayi yang tidak ia kenal.
Beberapa menit kemudian, saksi Dominggas Angket meninggalkan jasad Bayi tersebut, lalu kembali ke kebunnya yang berjarak sekitar 200 meter dari tempat kejadian.
Sesampainya di kebunnya saksi Dominggas Angket memberitahu hal tersebut kepada suaminya yang bernama Benediktus Taela.
Keduannya pun bergegas untuk melihat kondisi jasad bayi yang sudah mulai mebusuk tersebut. Setelah selesai melihat, Keduannya melaporkan kejadian tersebut ke Mapolres TTU. (mm)
