Kisah Relawan Vaksin Covid-19: Fadly Ingin Bermanfaat untuk Orang Lain
Fadly Barjadi Kusuma (32), driver gojek asal Kecamatan Batununggal Kota Bandung selesai menjalani ujicoba Vaksin Covid-19 di RS Pendidikan Unpad
Setelah kebutuhan masyarakat Indonesia terpenuhi, PT Bio Farma baru melakukan ekspor vaksin ke negara lain. Rencananya, uji klinis tahap ketiga dan izin dari (BPOM) keluar pada Januari 2021.
PT Bio Farma sendiri, kata dia, memiliki kapasitas produksi sebanyak 100 juta vaksin dalam satu tahun. Pada Desember 2020, kata dia, akan ada gedung baru yang menambah kapasitas produksi vaksin sebanyak 150 juta dosis per tahun.
"Yang lagi dilihat Presiden itu gedung baru, itu bisa menambah 150 juta dosis per tahun, akan selesai Desember. Artinya Desember ini secara kapasitas, kita sudah siap 250 juta dosis," ucapnya.
Presiden Joko Widodo saat meninjau fasilitas produksi dan pengemasan Vaksin Covid-19 mengungkapkan,optimistis vaksin yang sedang dilakukan uji klinis ini dapat menangani Covid-19 di Indonesia dengan masyarakat Tanah Air sebagai prioritas.
"Kita optimis dengan segera ditemukannya vaksin ini, kita bisa kasih vaksin ke seluruh rakyat," ujar Jokowi.
Jokowi mengingatkan pentingnya penerapan strategi intervensi berbasis lokal dalam penanganan penyebaran virus corona atau Covid-19.
"Saya hanya ingin sampaikan sedikit pentingnya strategi intervensi berbasis lokal. saya kira ini sudah dikerjakan provinsi Jawa Barat. Ini agar diteruskan," kata Jokowi.
Strategi intervensi berbasis lokal yakni melokalisir wilayah wilayah yang terpapar Covid-19, dengan cakupan kecil.Misalnya penerapan Pembatasan sosial Berskala Besar di tingkat desa atau Pembatasan Sosial Berskala Besar tingkat kampung.
Dengan strategi tersebut menurut Jokowi, maka penanganan Covid-19 tidak terlalu berdampak pada aspek ekonomi masyarakat.
"Saya kira melokalisir Covid di dalam scope kecil ini akan lebih memudahkan kita dalam menyelesaikan masalah-masalah yang ada di lapangan, sehingga di satu sisi tidak mengganggu wilayah yang besar dan di sisi lainnya dari sisi ekonomi kita tidak terganggu banyak," kata Kepala Negara.
Jokowi mengapresiasi penanganan Covid-19 di Jawa Barat yang rata rata wilayahnya zona kuning atau beresiko rendah penyebaran Corona dan zona hijau atau tidak berisiko.
Ia berharap penanganan Covid-19 bisa terus ditingkatkan sehingga kabupaten atau kota di Jawa Barat menjadi zona hijau semua.
"Saya harapkan ini terus dipertahankan, dikendalikan, syukur yang kuning bisa dilarikan semuanya ke hijau. Tapi sekali lagi ancaman Covid ini belum selesai sampai nanti yang namanya vaksin ini, bisa divaksinasikan kepada seluruh rakyat di tanah air," ujar Jokowi. (tribun network/tribun jabar/fik)