Breaking News:

Siswa SMPN 1 Malaka Barat Dilatih Terapkan Protokol Kesehatan Covid-19

Selama dua minggu terakhir para siswa dilatih dan diberi pemahaman bagaimana penerapan protokol kesehatan Covid-19 di sekolah

Editor: Kanis Jehola
POS-KUPANG.COM/Edi Hayon
Kepala Sekolah SMPN 1 Malaka Barat, Paulus Bria Seran, S.Pd. 

POS-KUPANG.COM | BETUN - Kepala Sekolah SMPN 1 Malaka Barat, Paulus Bria Seran, SPd di ruang kerjanya, Selasa (11/8/2020) menuturkan, selama dua minggu terakhir para siswa dilatih dan diberi pemahaman bagaimana penerapan protokol kesehatan Covid-19 di sekolah.

Para siswa mulai kelas 1-3, katanya, masuk sekolah mengikuti pelajaran di kelas secara bergantian setiap tingkatan kelas seminggu dua hari mengikuti pelajaran di sekolah selebihnya mengikuti sistem belajar dari rumah secara terstruktur.

Manajemen SMPN 1 Malaka Barat, Kecamatan Malaka Barat, Kabupaten Malaka, menanggapi positif instruksi pemerintah Kabupaten Malaka.

Warga di Maulafa Kupang Inisiatif Buka Jalan Swadaya

Pemerintah setempat meminta pihak sekolah melatih siswa pembelajaran di sekolah dengan tetap memperhatikan protokoler kesehatan. Untuk itu, pola yang siap diterapkan adalah sistem silang.

Dikatakannya, terkait pemberlakuan kegiatan belajar tatap muka di sekolah , pihak sekolah sudah mengalokasikan waktu dengan rincian bagi siswa kelas 3 pada hari Senin - Kamis, Kelas 2 Selasa - Jumat dan Kelas,1 pada hari Rabu - Sabtu.

Panwascam Langke Rembong Temukan Coklit Data Pemilih Sudah Meninggal Dunia

"Sesuai arahan Bupati Malaka dalam rapat evaluasi di Kabupaten pertemuan tatap muka di sekolah juga diterapkan 50 persen siswa disetiap kelas. Setiap kelas langsung dibagi dua dengan jarak tempat duduk kurang lebih 2 meter," jelasnya.

Dia menambahkan, setiap hari kegiatan tatap muka dikelas 4 jam Pelajaran dengan tiap jamnya 40 menit sehingga total secara keseluruhan 2 jam 40 menit. Tepat Pukul 07.00 Wita siswa saat masuk di gerbang mengenakan masker, setelah itu baru diperiksa suhu tubuh dan cuci tangan lalu masuk duduk di kelas untuk menanti pelajaran dari guru.

"Dalam minggu pertama kita mantapkan penerapan protokol Covid 19 dan dilanjutkan pada minggu kedua sehingga belum masuk dalam target kurikulum," ujar Paulus.

Saat siswa tidak masuk kelas maka diterapkan sistim Belajar dari Rumah (BDR) dengan cara guru menyiapkan materi dan soal -soal yang harus dikerjakan siswa di rumah dan dikumpulkan untuk diperiksa guru saat pembelajaran tatap muka di sekolah. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Edi Hayong)

Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved