Pelaku UMKM di Ruteng Setuju Dengan Program Cashbak Kepada Konsumen

Cashback belanja ini juga disebut program stimulus tambahan dari pemerintah dalam rangka Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN).

Penulis: Robert Ropo | Editor: Rosalina Woso
POS-KUPANG.COM/ISTIMEWA
Kelompok KUBE Kembang Usaha sedang menunjukan tenun hasil produk. 

Pelaku UMKM di Ruteng Setuju Dengan Program Cashbak Kepada Konsumen

POS-KUPANG.COM | RUTENG---Pemerintah memberikan stimulus kepada masyarakat yang membeli barang-barang buatan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Program stimulus itu dalam rangka HUT ke-75 Kemerdekaan RI itu berupa pengembalian uang (cashback) maksimal Rp 750.000/konsumen.

Cashback belanja ini juga disebut program stimulus tambahan dari pemerintah dalam rangka Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN).

Adapun cara untuk mendapatkan cashback tersebut, masyarakat cukup berbelanja produk UMKM melalui platform digital yang telah dilibatkan untuk bekerja sama, disertai penggunaan transaksi non tunai. Program cashback tersebut akan memberi efek besar bagi ekonomi masyarakat, termasuk meningkatkan daya beli dan menumbuhkan bisnis pelaku UMKM.

Terkait dengan ini Pelaku UMKM di Ruteng yang juga sebagai Ketua Umum dan perintis Kelompok KUBE Kembang Usaha Titiek Fatima ketika dikonfirmasi POS-KUPANG.COM, Selasa (11/8/2020) mengaku belum mengetahui program ini, namun ia sangat setuju dan senang, karena menurutnya program cashback tersebut akan memberi efek besar bagi ekonomi masyarakat, termasuk meningkatkan daya beli dan menumbuhkan bisnis pelaku UMKM.

"Saya belum update terkait informasi program ini jadi saya belum tahu, tapi saya sangat setuju dengan program ini karena sangat membantu masyarakat terutama konsumen yang membeli barang UMKM melalui Platform Digital,"ungkap Titiek.

Ia juga mengaku, untuk UMKM yang mereka geluti sejauh ini belum menggunakan platform digital atau online. "Kita belum melakukan ini, kita hanya baru kalau mau promosikan produk barang jualan UMKM kita melalui media sosial saja atau via telepon saja,"ungkapnya.

Ia juga mengatakan, produk yang digeluti di Kelompok Kembang Usaha yakni beupa pemberdayaan ibu-ibu rumah tangga dengan berbagai kegiatan kelompok antaranya tenun, pertanian, tanaman hias dan pembuatan pupuk bokasi, ternak, usaha rumahan cetring, kue, pembuatan tempe dan Dasa Wisma.

Sejauh ini, akunya, banyak yang membeli produk-produk mereka, hal ini didukung dengan banyaknya pasar dan juga pihaknya banyak melakukan promosi terkait usaha dan produk mereka tersebut, apalagi produk-produk mereka juga diutamakan kualitas.

Dikatakanya untuk UMKM pada kelompok Kembang Usaha mereka sampai dengan saat ini sudah memiliki 80 orang anggota dimana awalnya hanya berjumlah 6 orang. Semua anggota adalah ibu-ibu.

"UMKM kami ini hanya untuk pemberdayaan Perompuan saja terlebih khusus untuk ibu-ibu rumah tangga dengan tujuan untuk menambah ekonomi keluarga, sehingga anggota UMKM kami sampai dengan saat ini berjumlah 80 orang ibu,"jelas Titiek

Titiek juga menceritakan, awalnya ia merintis Kelompok KUBE Kembang Usaha dari tahun 2016, karena melihat para ibu di sekitarnya hanya memiliki pekerjaan biasa. Sehingga ia tergerak hati untuk membentuk UMKM guna pemberdayaan dengan tujuan menambah ekonomi rumah tangga anggota.

Intip Peruntungan 12 Zodiak Selasa 11 Agustus 2020: Scorpio Semangat, Aquarius Selamat dari penipuan

Pilkada Serentak 2020, Ini 10 Daerah Paling Rawan Ketidaknetralan ASN, NTT Bagaimana?

Ini yang Dilakukan Dankipur Yonarmed III/105 Magelang Sepekan di Motamasin

Dikatanya, meskipun produk mereka diutamakan berkualitas, namun harga yang terjual mudah terjangkau oleh masyarakat ekonomi kecil, menengah dan masyarakat ekonomi atas. (*)

Sumber: Pos Kupang
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved