Berita Sumba Barat
205 Siswa SMA Karanu Sumba Barat Belum Miliki Smartphone
Wakil Kepala Sekolah Bidang Humas SMA Swasta Karanu Waikabubak, Kabupaten Sumba Barat, Ina Mulyati, S.Pd mengatakan sekolahnya tidak d
Penulis: Petrus Piter | Editor: Ferry Ndoen
Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Petrus Piter
POS-KUPANG.COM/WAIKABUBAK--Wakil Kepala Sekolah Bidang Humas SMA Swasta Karanu Waikabubak, Kabupaten Sumba Barat, Ina Mulyati, S.Pd mengatakan sekolahnya tidak dapat memberlakukan sistem pembelajaran during secara penuh karena tidak semua siswa siswi SMA Karanu memiliki smartphone.
Secara keseluruhan, jumlah siswa siswi SMA Karanu Waikabubak, Sumba Barat sebanyak 728 orang. Dari jumlah tersebut, 523 orang memiliki smartphone sedangkan 205 orang lainnya belum memiliki smartphone. Dengan demikian, SMA Karanu memberlakukan sistem pembelajaran during dan luring demi mendukung kelancaran kegiatan belajar mengajar sekolah.
• SIMAK Perbedaan Power Steering Hidrolik dan Elektrik, Ini Fungsi Fitur O/D di Tuas Matik, INFO
Wakil Kepala Sekolah Bidang Humas SMA Karanau Waikabubak, Sumba Barat, Ina Mulyati, S.Pd menyampaikan hal itu di Waikabubak, Sumba Barat, Sabtu (8/8/2020).
Menurutnya, terhadap siswa siswi yang memiliki handphone android, dapat mengikuti pembelajaran secara online, mengerjakan tugas secara online dan mengumpulkan secara online.
Sedangkan kepada siswa siswi yang tidak memiliki handphone mengambil tugas di sekolah, mengerjakan secara manual dan mengumpulkan kembali di sekolah.
• BAHAYA, Ini Daftar Pemicu Mobil ANDA Terbakar Tiba-Tiba selain Korsleting, Simak YUK! INFO
Karenanya, ia sangat berharap pandemi corona segera berakhir sehingga kegiatan belajar mengajar sekolah kembali berjalan seperti sediakala.
Ia menambahkan, salah satu kendala penerapan sistim pembelajaran during dan luring di masa pandemi corona adalah kurangnya pengawasan atau kontrol langsung terhadap aktivitas belajar siswa siswi sehingga terkesan yang penting bisa mengerjakan tugas dan mengumpulkannya. (Pet)

Area lampiran