Sabtu, 11 April 2026

'Wifi Desa' Jadi Contoh Bantu Siswa Belajar Jarak Jauh

Wifi Desa menjadi cara mengatasi masalah jaringan internet saat belajar dari rumah (BDR) dalam pelaksanaan pembelajaran jarak jauh (PJJ)

Editor: Hermina Pello

POS-KUPANG.COM - Tantangan belajar dari rumah (BDR) dalam pelaksanaan pembelajaran jarak jauh (PJJ) secara daring selama masa pandemi Covid-19 adalah jaringan internet. Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Makarim (7/8/2020) berharap kerja sama semua pihak dapat terus dilakukan dalam menghadapi normal baru pendidikan yang dilakukan selama masa pandemi.

“Kerja sama secara menyeluruh dari semua pihak sangat diperlukan untuk menyukseskan pembelajaran di masa pandemi Covid-19,” pesan "Mas Menteri" Nadiem Makarim.

ADUH! Vaksin Covid-19 Diperkirakan Tidak Bisa Efektif 100 Persen

Sering menjadi kendala, siswa kesulitan akses internet karena keterbatasan jaringan atau biaya untuk membeli kuota data.

Tantangan ini juga dirasakan guru di SMPN 4 Bengkalis, Provinsi Riau.

Banyak siswa yang tidak mengikuti pembelajaran karena mereka tidak punya paket internet.

Kuota 800 Ribu Orang, Kartu Prakerja Gelombang 4 Dibuka Mulai Hari Ini. AYO Segera Daftar!

“ Sekolah saya berada di Desa Kelapapati, Bengkalis, Riau. Siswa yang bersekolah di sekolah kami sebagian besar adalah mereka yang berdomisili di Desa Kelapapati berdasarkan sistem zonasi PBDB tahun 2019/2020 dan 2020/2021,” kata Wan Yusna, Kepala SMPN 4 Bengkalis.

Wan Yusna pun berinisiatif mendatangi Kantor Desa Kelapapati.

Beberapa siswa SMPN 4 Bengkalis, Riau, memanfaatkan akses wifi di aula Desa Kelapapati saat belajar daring bersama guru mereka. Dukungan dari pihak desa yang membuka akses wifi, membantu siswa yang kesulitan mengakses internet bisa belajar secara daring.
Beberapa siswa SMPN 4 Bengkalis, Riau, memanfaatkan akses wifi di aula Desa Kelapapati saat belajar daring bersama guru mereka. Dukungan dari pihak desa yang membuka akses wifi, membantu siswa yang kesulitan mengakses internet bisa belajar secara daring. (DOK. TANOTO FOUNDATION)

Ia langsung bertemu Dasril Kepala Desa Kelapati yang ternyata pernah menjadi guru dan juga menjabat sebagai Kepala UPTD Dinas Pendidikan Kecamatan Bengkalis.

3 Opsi Kurikulum Darurat di Masa Pandemi Covid-19, Sekolah Silakan Memilih

Keinginan Wan Yusna disambut baik.

Pihak desa mau mendukung sekolah dalam melaksanakan PJJ.

Siswa SMPN 4 Bengkalis kemudian diberikan akses dan dapat memanfaatkan akses wifi desa untuk belajar.

Bahkan disediakan aula balai desa untuk siswa belajar bila jaringan internet desa tidak bisa diakses dari rumah siswa.

Dukungan yang diberikan oleh Kepala Desa Kelapapati memberikan angin segar bagi siswa untuk bisa belajar di masa pandemi ini.

Sekolah juga memberikan jadwal pembelajaran kepada pihak desa agar mereka bisa mengawasi para siswa yang akan memanfaatkan akses internet di balai desa.

Menjalin kemitraan Password wifi desa langsung dibagikan sekolah melalui WA Group.

Suntik Vaksin Covid-19 ke 160 Juta Penduduk Indonesia Butuh Rp 65,25 T, Jawa Timur Giliran Pertama?

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved