Berita Sikka Terkini
Krisis Air di Wailamung, Warga Pakai Perahu Ambil Air di Nangahale
Krisis air bersih di wilayah Kabupaten Sikka mulai dirasakan warga di musim kemarau. Di Dusun Kabat, Desa Wailamung, Kecamatan Talibura warga
Penulis: Aris Ninu | Editor: Ferry Ndoen
Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Aris Ninu
POS-KUPANG.COM-MAUMERE-Krisis air bersih di wilayah Kabupaten Sikka mulai dirasakan warga di musim kemarau.
Di Dusun Kabat, Desa Wailamung, Kecamatan Talibura warga mulai mengeluh kekurangan air bersih.
Untuk mendapatkan air buat masak dan minum warga harus berjuang dengan susah payah.
Di mana setiap hari warga menggunakan perahu mengambil air di Desa Nanghale, Kecamatan Talibura.
Jika tidak ke Nangahale maka warga tidak ada masak dan minum karena sumber air tidak ada di desa itu.
Cerita soal krisis air di Wailamung ini diperoleh POS-KUPANG.COM dari Supriadi, warga setempat yang mengirim rekaman penderitaan warga mencari ari di desa itu.
Dalam rekaman suara yang diperoleh POS-KUPANG.COM lengkap dengan foto kekeringan Supriadi berkisah kalau tahun 2017 ada proyek air melalui program pemberdayaan.
Hasilnya, belum sempat dinikmati warga sudah tidak berfungsi lagi meninggalkan pipa tanpa air di sepanjang jalan.
Supriadi berharap pemerintah bisa segera mengatasi persoalan air di desanya.
Ia menyebut kalau setiap hari ada 50 KK harus berjuang dari Dusun Kabat di Pantura Sikka mencari air di Nangahale.
"Jumlah kelurga di Dusun Kabal berjumlah 50 KK yang selama ini menderita dengan air minum bersih terpaksa kami mengambil air minum bersih dgn perahu motor di Desa Nangahale," kata Supriadi.(ris)
• Soal Penggunaan Dana BOS - Ini Tanggapan Bupati Sumba Timur
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/kekeringan-pantai-utara-flores-sikka-hingga-membuat-warga-kesulitan.jpg)