Kabar Artis
Dilaporkan IDI, Jerinx Bakal Dijemput Paksa Polisi Jika Mangkir pada Panggilan Kedua
Jika Mangkir Pada Panggilan Kedua Hari Ini, Jerinx SID Akan Dijemput Paksa Polisi
Tanggapi Biasa
Menyikapi laporan IDI Bali itu, Jerinx yang dihubungi melalui pesan singkat tidak merespons pertanyaan Tribun Bali (Grup Tribunnews.com)
“Silakan hubungi pengacara saya, ya,” kata Jerink singkat, kemarin.
Pengacara Jerinx, I Wayan Gendo Suardana, saat dihubungi melalui sambungan telepon menjelaskan kliennya biasa-biasa saja menanggapi laporan itu.
Sebab, kata dia, Jerinx tidak bermaksud mencemarkan nama baik IDI, apalagi menyebarkan permusuhan.
“Justru sebaliknya, sebetulnya adalah kalau dibaca baik-baik, itu soal minta penjelasan IDI terkait situasi yang ada saat ini,” kata Gendo.
Gendo meminta agar postingan-postingan Jerink di akun instagram @jrxsid dibaca secara utuh, dan juga membaca caption secara utuh dengan pikiran jernih sehingga bisa menangkap makna dari dari postingan Jerink.
“Jadi klien saya memaknai, apa yang dia tuliskan, apa yang dia lakukan, itu adalah satu bentuk permintaan penjelasan IDI atas realita yang terjadi selama ini.
• Covid-19, Ateisme dan Kematangan Iman
• Camat Borong Kabupaten Manggarai : Hentikan Segala Bentuk Judi
• Kahiyang Ayu Melahirkan, Bobby Nasution Bocorkan Nama Cucu Keempat Presiden Jokowi
• Presiden Amerika Serikat Donald Trump Sebut Ledakan Besar Beirut Lebanon Berasal dari Serangan Bom?
• Polsek Borong Kabupaten Manggarai Timur Komitmen Berantas Segala Bentuk Judi
• Petugas Pemutahiran Data Pemilih Sudah Selesai Coklit di Dusun Marolante Ngada-Matim
• Coklit Data di Dusun Marolante Perbatasan Kabupaten Ngada-Manggarai Timur Selesai
Karena terkait dengan rapid test, dan segala masalah di dalamnya itu kan memang realitas yang terjadi. Jadi tidak ada niat untuk melakukan apalagi menyebarkan kebencian dan permusuhan,” kata Gendo yang juga selaku Koordinator Forum Rakyat Bali Tolak Reklamasi Teluk Benoa ini
Gendo juga meminta agar IDI untuk mengevaluasi diri.
Sebab, menurutnya, organisasi tersebut terbentuk bukan hanya untuk profesi kedokteran semata, tapi juga untuk misi-misi kemanusiaan.
Sementara itu, dalam postingan Jerink selama ini, yang disuarakan adalah murni soal kepentingan publik.
“Jadi kalau dimaknai ini, sesungguhnya jangankan menyebarkan kebencian, atau mencemarkan nama baik, itu tidak ada niat untuk menjatuhkan, karena misinya kemanusiaan. Dan Jerink pun bicara bukan atas kepentingan personal, melainkan itu ada kepentingan publik,” ujarnya.
Gendo menjelaskan, bagaimana praktek layanan rumah sakit yang selama ini banyak juga dipersoalkan oleh banyak pihak dan masyarakat karena menggunakan rapid test.
Padahal diketahui bersama rapid test tingkat akurasinya sangat rendah.