Bidan Lembata Bahas Penanganan Ibu Hamil di Tengah Masa Pandemi Covid-19
Ikatan Bidan Indonesia (IBI) Lembata terus berbenah diri guna menangani ibu hamil di masa Pandemi Covid-19. S
Penulis: Ricardus Wawo | Editor: Rosalina Woso
Bidan Lembata Bahas Penanganan Ibu Hamil di Tengah Masa Pandemi Covid-19
POS-KUPANG.COM|LEWOLEBA--Ikatan Bidan Indonesia (IBI) Lembata terus berbenah diri guna menangani ibu hamil di masa Pandemi Covid-19. Selasa (4/8/2020), sekitar 200-an bidan di Lembata menggelar acara berbagi informasi penanganan pasien di masa Pandemi Covid-19. IBI Lembata menghadirkan dr. Jimmy Sunur SP,OG.
Kegiatan yang langsung dikoordinasikan oleh Ketua IBI Lembata, Maria Delima Tuto itu sekaligus memperingati Hari Ulang Tahun IBI ke-69. Acaranya digelar di Ballroom dan Resto Olimpyc, Lewoleba, Lembata. Para bidan desa dari puskesmas di daerah semuanya hadir.
Dokter Jimmy menjelaskan mengenai penanganan ibu hamil pada masa Pandemi Covid-19. Pengetahuan soal ini dipandang penting dan perlu diketahui para bidan di Lembata.
“Covid-19 dalam kehamilan, metodenya berbeda tentunya tidak seperti dulu lagi pemeriksaannya. Cara pemeriksaannya sama, tapi waktu dan metodenya berbeda,” ungkap dr. Jimmy.
Dikatakan, pada situasi tanpa Covid-19, bidan merupakan garda terdepan dalam penanganan pasien ibu hamil. “Tetapi tidak dengan Covid-19. Masyarakatlah yang menjadi garda terdepan,” tandasnya.
Ditanya soal penanganan yang tepat, Dokter Jimmy menerangkan bahwa ibu dengan usia kehamilan 1 sampai dengan 8 bulan dilakukan pemeriksaan sebanyak sebulan sekali.
“Berbeda dengan pasien Covid-19 yang hanya dilakukan pemeriksaan 3 kali dari trimester 1, 11-13 Minggu, trimester 20-36 Minggu, trimester 3-37 Minggu,” paparnya.
Caranya pun tidak harus dengan pemeriksaan yang melibatkan kontak fisik dengan pasien.
• Bakal Calon di Belu Mulai Konsultasi Persyaratan di KPU
• 100 Persen Dana BOS untuk Beli Pulsa Bagi Siswa dan Orang Tuanya. Apa maksud Menteri Nadiem?
• Maju Sebagai Calon Walikota Solo, Putra Jokowi Sambangi Kediaman Megawati, Ini Pesan Bu Mega
“Setelah 3 kali diperiksa berikutnya bisa dilakukan dengan metode telemedicine via telpon atau whatsapp apabila terkonfirmasi positif Covid-19,” urai Dokter Jimmy.(Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Ricko Wawo)