Tanda-tanda Perang Makin Dekat di LCS,Amerika Kirim 67Pesawat Pengintai,Niat Besar AS Kalahkan China

Tensi tinggi di Laut China Selatan terus saja meningkat. China dan Amerika yang bersitegang di wilayah sengketa itu tak juga mengurangi pesawat tempur

Editor: Alfred Dama
Pesawat pengintai U-2 Dragon Lady | Lockheed Martin 

Tanda-tanda Perang Makin Dekat di LCS, Amerika Kirim 67 Pesawat Pengintai, Niat Besar AS Kalahkan China

POS KUPANG.COM -- Tensi tinggi di Laut China Selatan terus saja meningkat. China dan Amerika yang bersitegang di wilayah sengketa itu tak juga mengurangi pesawat tempur dan kapal perang serta rudal-rudal penghancur.

Bahkan, China yang mengirim pesawat pembom jarak jauh langsung dijawab Amerika dengan mengirimkan 67 pesawat pengintai sekaligus

Kondisi membuat medan perang di Laut China Selatan atau LCS hanya tinggal menunggu waktu saja

Saat ini tanda-tanda perang sudah semakin di depan mata, dan siapapun yang menang dalam perang nanti tentu juga akan mengalami kerusakan yang parah 

Amerika Serikat mengirim 67 pesawat pengintai besar ke Laut China Selatan pada bulan Juli 2020.

Jumlah tersebut mengalami peningkatan tajam pada dua bulan sebelumnya, menurut sebuah lembaga think tank China.

Pesawat jenis Poseidon P-8 milik Angkatan Laut AS. Pesawat yang dikembangkan Boeing ini biasa digunakan sebagai penangkal serangan kapal selam dan kapal perang.
Pesawat jenis Poseidon P-8 milik Angkatan Laut AS. Pesawat yang dikembangkan Boeing ini biasa digunakan sebagai penangkal serangan kapal selam dan kapal perang. (Reuters/Guardian)

Pesawat-pesawat tersebut diantaranya termasuk patroli maritim terbaru Angkatan Laut AS dan pesawat anti-kapal selam P-8A Poseidon , EP-3E peperangan elektronik dan pesawat pengintai, serta kendaraan udara tak berawak berkekuatan tinggi tak berawak berkekuatan tinggi MG-4C, menurut Sea Strategic Situation Situation Probing Inisiatif (SCSPI).

"Ini adalah peningkatan tajam bila dibandingkan dengan 35 kali di bulan Mei dan 49 kali di bulan Juni," kata think tank yang berbasis di Universitas Peking tersebut.

Baca Juga: Ketegangan Meningkat, Israel Kini Balas Serang Suriah Setelah Serangan di Dataran Tinggi Golan, Seperti Apa Kerusakan Akibatnya?

"Ini hampir dua kali lipat dari bulan Mei,” lanjutnya.

Menurut SCSPI, selain peningkatan frekuensi, intensitas patroli AS juga melonjak pada Juli.

“Sebanyak 13 pesawat pengintai yang berangkat pada malam hari untuk melakukan operasi pengawasan di Laut China Selatan."

"9 pesawat memasuki kisaran 70 mil laut dari garis dasar perairan China, enam pesawat memasuki 60 mil laut, dan satu pesawat terbang sejauh 40 mil laut,” tulis SCPI seperti dilansir oleh South China Morning Post.

Baca Juga: Bak Dipaksa Makan Buah Simalakama, India Diberi Pilihan Sulit Terkait Perbatasan oleh China, Salah Satu Opsi Malah Seperti Bunuh Diri

Halaman
123
Sumber: Grid.ID
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved