Berhasil Tangkap Buronan Djoko Trandra, Boyamin Saiman Sebut: "Dia Layak Menjadi Kapolri"

Ketika kasus ini tengah menjadi trending topik di Indonesia, tiba-tiba Kabareskrim Listyo Sigit Prabowo menangkap buronan itu lalu bawa ke Indonesia.

Editor: Frans Krowin
kompas.com
Koordinator Masyarakat Anti Korupsi Indonesia, MAKI, Boyamin Saiman. 

Berhasil Tangkap Buronan Djoko Trandra, Boyamin Saiman Sebut: "Dia Layak Jadi Kapolri"

POS-KUPANG.COM - Tertangkapnya buronan Djoko Tjandra, sejatinya tak lepas dari peran Kabareskrim, Komjen (Pol) Listyo Sigit Prabowo.

Atas kesuksesanya menunaikan tugas besar tersebut, Koordinator Masyarakat Anti Korupsi Indonesia, Boyamin Saiman sontak melontarkan pernyataan yang memicu wacana baru.

Boyamin Saiman mengatakan, Komjen Listyo Sigit Prabowo layak jadi Kapolri.

Artinya, Koodinator MAKI Boyamin Saiman tentu punya alasan mengungkapkan pernyataan tersebut.

Pasalnya selama ini Djoko Tjandra bebas bepergian termasuk di Indonesia, padahal oknum bersangkutan sedang dalam status buronan.

Pelarian Djoko Tjandra sejak tahun 2009 itu, tentunya menjadi perbincangan publik Tanah Air.

Dan, ketika kasus ini tengah menjadi trending topik di Indonesia, tiba-tiba Kabareskrim Listyo Sigit Prabowo menangkap buronan tersebut kemudian menggelandangnya ke Indonesia.

FAKTA! Dibalik Kasus Djoko Tjandra, Ada Prasetijo Utomo, Anita Kolopaking, Jaksa Pinangki Dan Lurah!

Harga Emas Naik Lagi, Sekarang Tembus Rp 1.028.000 Per Gram, Harianto: Investasi Emas Lebih Untung

Semakin Pasti, Gaji Ke-13 Segera Dibayar, Sri Mulyani: Realisasinya Sebelum Pertengahan Agustus!

Ketika mengetahui keberhasilan Mabes Polri tersebut, sontak publik pun mengapresiasi kinerja Kabareskrim.

Bahwa di tengah pelarian tersebut, Djoko Tjandra berhasil dilumpuhkan lalu dibawa paksa ke Indonesia pada Kamis (30/7/2020) malam.

Tak hanya itu, setelah menjalani serangkaian pemeriksaan di Gedung Bareskrim Polri, Djoko Tjandra lalu ditetapkan sebagai tersangka.

Penetapan tersangka itu dilakukan hampir bersamaan dengan Brigjen Prasetijo Utomo yang teridentifikasi membantu pelarian Djoko Tjandra dan mencoba menghilangkan barang bukti.

Atas keberhasilan itulah, Boyamin Saiman memberikan apresiasi. "Saya mengatakan dia (Kabareskrim) layak menjadi Kapolri," kata Boyamin Saiman, dilansir Kompas TV.

Boyamin menjelaskan, kasus pelarian Djoko Tjandra yang melibatkan pejabat di Bareskrim disebut-sebut untuk menghantam Kabareskrim karena persaingan untuk jabatan Kapolri.

"Saya fair saja, jika kasus ini dijadikan untuk menghantam Kabareskrim jadi Kapolri, saya mengatakan sebaliknya, dia layak jadi Kapolri," ujar Boyamin.

Halaman
123
Sumber: Pos Kupang
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved