Umat Non Muslim Dapat Daging Kurban
Wakil Gubernur NTT, Josef Nae Soi menyerahkan seekor sapi kurban bantuan Presiden Joko Widodo kepada H. Musa Imran
POS-KUPANG.COM - Wakil Gubernur NTT, Josef Nae Soi menyerahkan seekor sapi kurban bantuan Presiden Joko Widodo kepada H. Musa Imran selaku Ketua Yayasan Masjid Agung Al Baitul Qadim Air Mata, Kota Kupang, Jumat (31/7/2020).
Sapi kurban yang merupakan persilangan antara sapi Bali dan sapi Berangus melalui kawin suntik atau inseminasi buatan dengan bobot 980 kilogram ini diberi nama Joni.
Wagub Josef mengucapakan terima kasih kepada Presiden Jokowi atas sumbangan hewan kurban kepada masyarakat NTT pada perayaan Idul Adha 1441 Hijriyah.
• Belajar Sembilan Bulan di Israel, Yance Kembangkan Irigasi Tetes di Sikka
"Masyarakat NTT memberikan salam hangat kepada Bapak Presiden, selamat Idul Adha, semoga Bapak diberi kesehatan yang prima untuk membangun nusa dan bangsa ini, serta selalu arif dan bijaksana memimpin republik ini, terlebih dalam masa Covid- 19 ini," kata Wagub.
Wagub tidak lupa memberi ucapan selamat kepada seluruh umat Muslim di NTT dalam merayakan Idul Adha 1441 H dan berharap agar momentum hari spesial ini dapat menjadi cambuk untuk memperkuat spirit pengorbanan dan kepedulian demi mewujudkan NTT yang lebih baik lagi.
• Hipelmas Kupang Adakan KKBSK di Mbay
Untuk diketahui bahwa Masjid Agung Al Baitul Qadim Air Mata merupakan Masjid Tertua di Pulau Timor yang sudah berdiri sejak tahun 1806 dan tercatat dalam 100 Masjid Tua bersejarah di Indonesia.
Hadir pada kesempatan tersebut, Wakil Ketua Komisi V DPRD NTT, Mohammad Ansor, Ketua MUI NTT, H. Abdul Kadir Makarim, Asisten III Administrasi Umum Setda NTT, Kosmas Lana, Ketua Yayasan Masjid Agung Al Baitul Qadim, H. Musa Imran beserta pengurus dan warga lainnya.
Sementara Kontak Kerukunan Sosial (K2S) Keluarga Jawa Kota Kupang pada hari raya Idul Adha 1441 H ini, menyembelih 172 ekor hewan kurban yang terdiri dari 85 ekor sapi dan 87 kambing.
Sekertaris Panitia Hari Raya Idul Adha lingkup K2S Kota Kupang, Heru Tjahjono menjelaskan, kegiatan pemotongan hewan kurban merupakan program kerja K2S. "Kami di Kota Kupang ada sekitar 30-Korwil. Dari Korwil kita dapatkan nama-nama yang akan menerima daging hewan kurban," tambah Heru.
Dalam hitungan panitia tambahnya, para penerima bisa di atas 2.000-an orang tanpa melihat asal, suku baik muslim maupun non muslim. Selain itu, proses pemotongan hewan kurban tetap menerapkan protokoler kesehatan.
Tahun ini Pemerintah Kota Kupang menyerahkan 20 ekor sapi untuk 20 masjid yang tersebar di lima kecamatan di Kota Kupang.
Wali Kota Kupang, Jefri Riwu Kore, saat menyerahkan hewan kurban di Masjid Al Ikhlas Bonipoi menjelaskan, bantuan hewan kurban ini adalah program rutin tahunan yang merupakan perwujudan dari misi Kupang Rukun.
Ketua Yayasan Al Ikhlas, Achmad Arafat Gudban yang menerima bantuan hewan kurban tersebut menyampaikan terima kasih kepada Pemkot Kupang.
"Hampir setiap tahun kami selalu terima bantuan dari Pemkot Kupang. Budi baik ini tidak akan kami lupakan," ujarnya. Ucapan terima kasih juga disampaikan Imam Masjid Al Ikhlas Bonipoi, H. Mahdi Salamah.
Di hari yang sama, Wakil Wali Kota Kupang, dr. Hermanus Man juga menyerahkan hewan kurban bantuan Pemkot Kupang di Masjid Darul Hijrah BTN Kolhua.
Imam masjid Darul Hijrah BTN Kolhua, Drs. Haji Burhanudin Batik menyampaikan terima kasih kepada Pemkot Kupang atas bantuan hewan kurban.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/efek-covid-19-jumlah-hewan-kurban-di-masjid-nurul-falah-kefamenanu-menurun.jpg)