Negera di Benua Amerika ini Kaget, Ratusan Kapal China Seberangi Samudra Masuk ke Wilayah Mereka

Negara China benar-benar serakah, belum puas mencaplok 90 persen wilayah Laut China Selatan, kini nelayan negara itu mulai merambah hingga ke parairan

Editor: Alfred Dama
DPA/DW
Ilusrasi kapal nelayan China. Militer China telah menggunakan para nelayannya menjadi milisi dan mata-mata di Laut China Selatan. 

Negera di Benua Amerika ini Kaget, Ratusan Kapal Nelayan China Nekat Seberangi Samudra Masuk ke Wilayah Mereka   

POS KUPANG.COM -- Negara China benar-benar serakah, belum puas mencaplok 90 persen wilayah Laut China Selatan, kini nelayan negara itu mulai merambah hingga ke parairan di Benua Amerika

Ratusan kapal nelayan China cukup berani menyeberangi Samudra Pasifik hingga memasuki perairan di benua Amerika hingga membuat pemerintah Ekuador terkejut. Apakah mau mengklaim Samudra Pasifik juga?

Lokasinya Padahal Sangat Jauh dari China, Negara di Benua Amerika Ini Syok Bukan Main Melihat Armada Kapal Tiongkok Mendadak Muncul di Wilayah Perairan Mereka.

Bukan rahasia lagi jika China adalah negara yang suka seneak jidatnya sendiri klaim wilayah sana-sini.

Bahkan mereka juga diam-siam suka nylonong di wilayah perairan negara lain.

Seperti laporan yang terungkap baru-baru ini di mana sebuah negara, kaget bukan main armada kapal Tiongkok tiba-tiba muncul di wilayah laut mereka.

Lucunya lagi, negara itu sungguh sangat jauh dari China dan sungguh tak masuk akal jika China mengelak mereka tidak sengaja.

Gading Cerita Gisella Anastasia Datang Bawa Koper Ke Rumahnya Saat Sang Mantan Putus Cinta

Israel Dituduh Mengubah 15 Masjid Menjadi Tempat Dugem, Palestina Tidak Tinggal Diam

Hubungan Gisella Anastasia & Wijin Diungkap Pakar Mikro Ekspresi, Cinta Kandas, Gisel-Gading Rujuk?

Nunung Ungkap Berhubungan Suami Istri Selama Rehabilitasi, Harus Sewa Kamar Rp 300 Ribu

Nikita Mirzani Kisruh dengan Billi Syahputra,Sebut Mantan Sahabat Naksir Cabe-cabean, Amanda Manopo?

Melansir dari 24h.co.vn, pada Rabu (28/7/2020), negara tersebut adalah Ekuador.

Negara yang terletak di Benua Amerika Selatan ini melaporkan bahwa mereka syok setelah melihat armada kapal penangkap ikan nylonong di wilayah mereka.

Kapal penangkap ikan Tiongkok nylonong di perairan Ekuador
Kapal penangkap ikan Tiongkok nylonong di perairan Ekuador (24h/SCMP)

Ekuador yang kaget mengetahuinya langsung mengeluarkan peringatan pada kapal Tiongkok tersebut.

Mereka mengatakan, tiba-tiba armada kapal penangkap ikan berbendera Tiongkok beroperasi sekitar 300 km dari kepulauan Galapagos.

Ekuador sendiri mengecam, sejumlah besar kapal penangkap ikan Tiongkok itu bisa mempengaruhi ekosistem pulau itu.

"Ada 260 kapal penangkap ikan Tiongkok yang menangkap ikan di luar zona ekonomi eklusif di sekitaran Kepulauan Galapagos.

Ini bisa merusak ekosistem di sini, jelas mantan Menteri Lingkungan Ekuador Yolanda Kakabadse.

"Ukuran dan eklpoitasi radikal kapal-kapal penangkap ikan ini merupakan ancaman besar bagi keseimbangan pulau Galapagos," kata Kakabadse.

Halaman
12
Sumber: Grid.ID
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved