Breaking News:

Bupati Sumba Barat Daya, Kornelius Kodi Mete Resmi Buka Obyek Wisata Untuk Umum

Langkah itu sebagai salah satu bentuk upaya pemerintah mencegah terjadinya penularan virus corona di daerah itu.

PK/Petrus Piter
Suasana saat Bupati Sumba Barat Daya (SBD), dr.Kornelius Kodi Mete secara resmi membuka kembali lokasi obyek wisata laguna Weekuri di Kecamatan Kodi Utara, SBD Minggu (13/7/2020) dan Kampung adat Ratenggaro di Kecamatan Kodi Bangedo, SBD Senin (27/7/202) untuk kunjungan wisatawan umum. 

Bupati Sumba Barat Daya, Kornelius Kodi Mete Resmi Buka Obyek Wisata Untuk Umum

POS-KUPANG.COM|TAMBOLAKA---Bupati Kabupaten Sumba Barat Daya (SBD), dr.Kornelius Kodi Mete secara resmi membuka kembali lokasi obyek wisata laguna Weekuri di Kecamatan Kodi Utara, SBD Minggu (13/7/2020) dan Kampung adat Ratenggaro di Kecamatan Kodi Bangedo, SBD Senin (27/7/202) untuk kunjungan wisatawan umum.

Hal itu menandai seluruh obyek wisata Sumba Barat Daya terbuka bagi kunjungan wisatawan. Meski demikian, semua pengunjung harus mentaati protokol kesehatan sebagai syarat mutlak berkunjung ke salah satu lokasi wisata Sumba Barat Daya. Langkah itu sebagai salah satu bentuk upaya pemerintah mencegah terjadinya penularan virus corona di daerah itu.

Dikatakan, pelaksanaan new normal di lokasi wisata Weekurri dan Ratenggaro khususnya dan obyek wisata Sumba Barat Daya umumnya adalah kerjasama Dinas Pariwisata Sumba Sumba Barat Daya, PKK dan Dekranansda dan forum Komunikasi pengembangan pariwisata dan team Inovasi new normal Sumba Barat Daya.

Dalam sambutannya, Bupati Kabupaten Sumba Barat Daya, dr.Kornelius Kodi Mete menegaskan terhitung tanggal 13 Juli 2020, semua tempat pariwisata di Sumba Barat Daya resmi dikunjungi wisatawan dengan mengikuti protokol kesehatan yang ketat.

Berikut protokol new normal yang diterapkan di lokasi wisata Sumba Barat Daya adalah sebagai berikut,
semua pengunjung dan pengelola wajib menggunakan masker, semua pengunjung wajib mencuci tangan pasa tempat cuci tangan yang disediakan ketika akan masuk ke lokasi wisata, petugas wajib memeriksa suhu tubuh pengunjung ketika akan masuk lokasi wisata, semua pengunjung wajib memperhatikan jarak fisik miniml 1 meter dan membatasi jumlah pengunjung di lokasi wisata.

Kebijakan penerapan protokol kesehatan ketat disetiap lokasi wisata demi memutus rantai penularan virus corona di daerah itu. Karenanya terhadap pengunjung yang tidak taat pada ketentuan tersebut maka tidak diijinkan memasuki obyek wisata.

Karena itu Bupati Kabupaten Sumba Barat Daya dr.Kornelius Kodi Mete, menghimbau masyarakat Sumba Barat Daya khususnya dan wisatawan umumnya agar mematuhi protokol kesehatan ketika berkunjung ke sebuah lokasi wisata di Sumba Barat Data. Hanya dengan cara demikian,dapat mencegah daerah ini tertular virus corona.

Ia menambahkan, saat ini, kesiapan tempat wisata untuk penerapan protokol kesehatan pada masa new normal ini belum memadai.

Misalnya tempat cuci tangan belum memadai dan lainya. Disini masih dibutuhkan pula pendidikan yang terus menerus dan kedisiplinan semua pengelola dan pengunjung terhadap pelaksanaan new normal di lokasi wisata.

Ia percaya, perlahan-lahan hal tersebut terus berjalan seiring perkembangan waktu mengarah ke sebuah perubahan perbaikan ke arah lebih baik. Proses tersebut akan terus menerus terjadi dan kelak menjadi sebuah kebiasaan masyarakat Sumba Barat Daya khususnya dan wisatawan umumnya bila berkunjung ke suatu obyek wisata di Sumba Barat Daya.

Sebagai pemimpin pemerintahan Kabupaten Sumba Barat Daya dengan dukungan semua stakkeholders yang ada di wilayah itu, ia optimis perkembangan pembangunan pariwisata Sumba Barat Daya terus berkembang dan menjadi salah satu sumber peningkatan kesejahteraan rakyat Sumba Barat Daya.(Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Petrus Piter)

Penulis: Petrus Piter
Editor: Rosalina Woso
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved