Sopir dan Penumpang Tewas Dalam Mobil, Posisi Duduk Tanpa Busana, Ada Cairan Sperma Di Tubuh Wanita
Berdasarkan hasil visum, terdapat luka lecet di vagina. Diduga akibat benda tumpul. Ada juga bercak sperma, diduga sudah melaksanakan hubungan intim.
Sopir dan Penumpang Tewas Dalam Mobil, Posisi Duduk Tanpa Busana, Ada Cairan Sperma Di Tubuh Wanita
POS-KUPANG.COM, CILEGON - Seorang sopir dan penumpang yang bukan suami istri, ditemukan tewas di dalam sebuah mobil saat mengikuti pelayaran dari Pelabuhan Bakauhuni menuju Merak, Kamis (26/7/2020) malam.
Kedua oknum berlainan jenis itu adalah sopir dan penumpang travel.
Kapolres Cilegon AKBP Yudhis Wibisana, membenarkan adanya peristiwa tersebut.
Dia mengungkapkan bahwa saat kedua insan berlainan jenis itu ditemukan, ada bercak sperma di tubuh RW.
Kuat dugaan sebelum tewas di dalam mobil, S (54) dan RW (33) melakukan hubungan intim.
"Yang pasti berdasarkan hasil visum itu vaginanya ada luka lecet. Diduga akibat benda tumpul, terus ada bercak sperma, diduga sudah melaksanakan hubungan intim," ujar Yudhis kepada wartawan di Cilegon, Senin (27/7/2020).
Sopir mobil Toyota Innova BG 1795 J itu yakni S (54), warga Sumber Hidup, Kecamatan Padamaran Timur, Kabupaten OKI, Provinsi Sumatera Selatan.
• Pembagian Hewan Kurban Pemkot di Masjid Penerima Hewan Kurban Pakai Sistem Undian
• Objek Wisata Pantai Air Cina: Mieke Terpesona Sunset Romantis
• Ada Syaratnya saat Madura United Bersedia Ikut Kompetisi Liga 1, Simak YUK
Sedangkan penumpangnya adalah RW (33), warga Tanjung Makmur, Kecamatan Padamaran Timur, Kabupaten OKI, Provinsi Sumatera Selatan.
S diketahui merupakan sopir mobil travel yang membawa enam orang penumpang dari Palembang menuju Blora, Jawa Tengah.
Sedangkan RW adalah penumpang travel. Keduanya saling kenal, tetapi bukan pasutri atau pasangan suami istri.
Berdasarkan keterangan dari keluarga, keduanya tidak memiliki hubungan apa pun meskipun bertempat tinggal di satu kecamatan. Sebab, keduanya sudah memiliki keluarga.
"Saling kenal satu kecamatan kan, bukan (pasutri). Keduanya sudah berkeluarga," ujar Yudhis.
Berdasarkan hasil pemeriksan di tubuh keduanya, tidak ditemukan luka bekas tanda-tanda kekerasan.
Polisi menduga keduanya meninggal karena keracunan gas karbon monoksida.