Dikira Penyapu Jalan, Rudi Herryanto Pemimpin Perusahaan, Panggil Camat Sapu Kotoran di Depan Kantor

“Bu, Bu, sini Bu, sapu di sini kotor (depan ruko). Bapak-bapak itu panggil saya sambil melambaikan tangan, karena saat itu saya sedang bawa sapu."

Editor: Frans Krowin
Kompas.com
PSE BERSAMA -- Camat Samarinda Kota, Anis Siswatini bersama jajaran, saat memanggil Rudi Herryanto bersama tim membuat pernyataan tertulis di Kantor Camat Samarinda Kota, Kaltim, Senin (27/7/2020).(Dok. Kecamatan Samarinda Kota) 

Dikira Penyapu Jalan, Rudi Herryanto Pemimpin Perusahaan, Panggil Camat Sapu Kotoran di Depan Kantor

POS-KUPANG.COM, SAMARINDA - Rudi Herryanto salah seorang pimpinan kantor di Samarinda meminta maaf karena menyuruh Camat Samarinda Kota Anis Siswantini untuk membersihkan sampah di depan rukonya.

Ia mengaku jika hanya bercanda dan tak tahu jika perempuan yang membawa sapu tersebut adalah seorang camat.

Peristiwa tersebut berawal saat Ania hendak mengikuti kerja bakti di SMPN 2 Samarinda pada Jumat (24/7/2020).

Karena letak kantor camat dan SMPN 2 Samarinda berdekatan, sehingga Anis bersama stafnya itu memilih untuk berjalan kaki.

"Saat itu mereka juga membawa sapu, cangkul, skop, dan parang menuju SMPN 2 Samarinda.''

Namun baru berjalan beberapa meter tepatnya di simpang empat Jalan KH Ahmad Dahlan, seorang pria yang diketahui sebagai pimpinan sebuah kantor memanggil Anis.

Sopir dan Penumpang Tewas Dalam Mobil, Posisi Duduk Tanpa Busana, Ada Cairan Sperma Di Tubuh Wanita

Presiden Jokowi Minta Surya Paloh, NasDem Jangan Usung Iparnya Jadi Calon Bupati Gunungkidul

Mimpi Luna Maya Jadi Kenyataan, Bakal Ketemu Sang Idola Army BTS: Nanti Ketemu Di Konser, Doain Ya

Saat itu Anis menggunakan seragam berwarna merah dan sedang memagang sapu.

Pria yag benama Rudi Herryanto itu menyuruh Anis yang ia kira petugas kebersihan untuk menyapu depan kantornya.

“Bu, Bu, sini Bu, sapu di sini kotor (depan ruko). Dia panggil sampai tiga kali sambil melambaikan tangannya. Bapak-bapak itu panggil saya, karena saya jalan paling depan sambil pegang sapu,” kata Anis saat dihubungi Kompas.com, Minggu (26/7/2020).

Sadar dipanggil, Anis mendekati orang tersebut dan bertanya alasan warga itu menyuruhnya menyapu sampah di depan ruko.

“Saya bilang ke dia. Bapak menyuruh orang lain menyapu sampah di kantor Anda? Setelah itu saya tinggalkan saja, kami menuju SMP 2 kerja bakti,” kata Anis.

Dihubungi secara terpisah, Camat Samarinda Kota, Anis Siswatini mengaku sudah memberi sanksi bagi pimpinan kantor yang memintanya membersihkan sampah depan ruko.

Sanksi lainnya, yakni mewajibkan setiap perusahaan menyediakan bak sampah di depan ruko.

Penyedian bak sampah itu, kata Anis, sebagai komitmen perusahaan yang beroperasi di Samarinda untuk mendukung kebersihan kota.

Selain bak sampah, perusahaan juga diminta menyiapkan menyedikan tempat cuci tangan di kantornya untuk mendukung protokol kesehatan di Samarinda.

Sementara secara pribadi, pimpinan kantor itu pun sudah meminta maaf sehingga kasus ini dianggap selesai.

“Semua kesepakatan tersebut dibuat dalam surat pernyataan dan ditandatangani bersama. Intinya perusahaan harus komitmen dukung program kebersihan kota,” ungkap Anis saat dihubungi Kompas.com, Senin (27/7/2020).

Jika kesepakatan tersebut tak indahkan pihak perusahaan, lanjut Anis, maka pihaknya akan akan melaporkan hal tersebut ke pimpinan perusahaan yang lebih tinggi dan akan mengevaluasi kembali izin usahanya.

Secara terpisah, Rudi Herryanto selaku pimpinan perusahaan, mengaku siap melaksanakan semua kesepakatan tersebut.

“Kami sudah sepakat. Kami akan dukung semua program kebersihkan di Kota Samarinda terkhusus di Kecamatan Samarinda Kota sesuai kesepakatan,” ungkap Rudi saat dihubungi terpisah.

Diberitakan sebelumnya, Rudi mengaku tak sengaja memanggil Camat Anis membersihkan sampah di depan rukonya karena mengira ibu camat sebagai penyapu jalan. Peristiwa itu terjadi Jumat (24/7/2020) pagi.

Ceraikan Krisdayanti, Anang Ungkapkan Kisah Haru Sebelum Bertemu Ashanty: Kami Doa Sambil Nangis

Harga Emas Tembus Rp 1 Juta Per Gram, Kenaikannya Dipicu Oleh Faktor Covid-19, Lho Kok Bisa?

Resmi Jadi Tunangan, Nikita Willy Sebut Indra Priawan Sebagai Sosok Istimewa, Motivator Yang Hebat

Saat itu, Anis berkostum merah melintasi Jalan KH Akmad Dahlan sambil membawa sapu bersama beberapa staf kecamatan menuju SMPN 2 untuk kerja bakti.

“Saya enggak tahu. Saya enggak kenal camat sini. Saya baru satu setengah tahun di sini (Samarinda),” ungkap Rudi.

Rudi mengira perempuan yang ia suruh tersebut sebagai penyapu jalan.

Atas kejadian tersebut, Rudi akhirnya dimarahi Camat Anis karena tak membersihkan sampah yang berserakan depan rukonya, namun memanggil orang lain untuk membersihkan.

“Saya kesal, karena dia seenaknya suruh orang lain bersihkan sampah, penyapu jalan pun enggak boleh seenaknya disuruh. Mereka sapu di jalan bukan depan ruko,” tegas Anis.

Aksi marah-marah Camat Anis terekam video hingga viral di media sosial. (*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Fakta Pimpinan Kantor Suruh Camat Menyapu Sampah, Mengaku Bercanda dan Disanksi Sediakan Bak Sampah", https://regional.kompas.com/read/2020/07/28/06310071/fakta-pimpinan-kantor-suruh-camat-menyapu-sampah-mengaku-bercanda-dan

Sumber: Pos Kupang
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved