Renungan Harian Katolik

Pemikat dan Pengubah

Ada ungkapan: Small is beautiful - Kecil itu indah. Ungkapan lain mengatakan: Last but not least – Terakhir tetapi bukan yang akhir (terkecil).

Editor: Agustinus Sape
zoom-inlihat foto Pemikat dan Pengubah
Dok Pribadi
RD. Frid Tnopo

Renungan Harian Katolik, Senin 27 Juni 2020

Pemikat dan Pengubah

Oleh: RD. Frid Tnopo

POS-KUPANG.COM - Ada ungkapan: Small is beautiful - Kecil itu indah. Ungkapan lain mengatakan: Last but not least – Terakhir tetapi bukan yang akhir (terkecil).

Pesan moral dari dua ungkapan itu adalah jangan meremehkan hal yang kecil. Karena hal-hal yang besar justru datang dari hal-hal yang kecil.

Seribu langkah justru bermula dari satu langkah maju.  Sedikit demi sedikit akhirnya menjadi bukit. 

Kesadaran tersebut di ataslah yang dimanfaatkan Yesus untuk menggambarkan tentang hadirnya Kerajaan Allah di dunia.

Kerajaan Allah itu seperti benih biji sesawi, sangat kecil tetapi jika sudah tumbuh akan menjadi besar bahkan burung-burung dapat bersarang di dahan-dahannya.

Dan kerajaan Allah itu seperti ragi yang dapat mengembangkan adonan roti. Setelah dicampur dengan tepung terigu, ragi akan tak kelihatan namun efeknya sangat terasa.

Janganlah kita membayangkan hadirnya Kerajaan Allah sebagaimana kerajaan dunia yang memiliki kapling wilayah yang luas dengan pasukan garda pengaman berlapis.

Kerajaan Allah itu adalah suatu situasi dengan nuansa perasaan yang sederhana, lembut, indah dan mempesona. Menjalar bagai halilintar, berhembus seperti bayu. Berdaya pikat sekaligus berdaya ubah.

Kerajaan Allah hadir dalam rupa seorang Anak sederhana yang lahir dari keluarga sederhana di Nazareth. Namun tak dapat disangkal, daya pikat dan daya ubahnya menjangkau seantero jagad.

Memasuki Kerajaan Allah berarti menerima dan melakukan kehendak Allah. Menjadi anggota Kerajaan Allah berarti turut mengambil peran sebagai agen pemikat (agent of attractive)  dan pengubah (agent of modifier).

Tentu ini bukanlah perkara gampang sekalipun itu terlihat sederhana. Diri kita harus membuat orang lain datang dan menemukan benih kehidupan yang layak.

Kita harus membantu orang lain menumbuhkembangkan perihidup yang bermartabat.   Inilah tugas para pewaris Kerajaan Allah.

Halaman
12
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved