Update Corona Sumba Timur- Masih Ada 20 ODP yang Dipantau

Orang Dalam Pemantauan ( ODP) di Kabupaten Sumba Timur masih masih dipantau sebanyak 20 orang

Penulis: Oby Lewanmeru | Editor: Kanis Jehola
POS-KUPANG.COM/OBY LEWANMERU
CHRISNAWAN—Kepala Dinas Kesehatan Sumba Timur, dr Chrisnawan Try Haryantana didampingi Sekretaris Dinas Kesehatan, Tinus Ndjurumbaha, SKM saat jumpa pers di Posko Percepatan Pencegahan dan Penanganan Covid-19 Sumba Timur. Senin 15 Juni 2020. 

POS-KUPANG.COM | WAINGAPU - Orang Dalam Pemantauan ( ODP) di Kabupaten Sumba Timur masih masih dipantau sebanyak 20 orang. Total ODP saat ini sudah mencapai 201 orang.

Sesuai data yang diperoleh dari Posko Percepatan Pencegahan dan Penanganan Corona Virus Disease ( Covid-19) Kabupaten Sumba Timur, Kamis (23/7/2020) , total ODP sebanyak 201 orang.

Dari jumlah itu, 1801orang telah selesai dipantau dan masih ada 20 orang yang dipantau.

Hari Ini Menteri Perdagangan Agus Suparmanto Kunjungan ke NTT

Jumlah ODP ini masih tetap sama atau tidak mengalami perubahan sejak Senin (20/7/2020) lalu.

Pelaku perjalanan di Sumba Timur sebanyak 7.791 orang.

Dari jumlah itu, sebanyak 6.354 orang telah selesai karantina mandiri dan 1.437 orang masih melakukan karantina mandiri.

Selalu Gagal Nikah, Sule Akhirnya Ungkap Penyebabnya yang Bikin Sedih: Susah Lupakan Almarhumah Lina

Pasien Dalam Pengawasan (PDP) sebanyak lima orang, satu orang meninggal dunia dan empat orang telah selesai masa pemantauan.

Sementara itu Orang Tanpa Gejala (OTG) di Kabupaten Sumba Timur sebanyak 221 orang, 187 orang telah selesai dipantau dan masih
ada 34 orang yang dipantau.

Total sampel swab yang dikirim sampai saat ini berjumlah 454 sampel atau spesimen. Hasil laboratorium ada 21 sampel dinyatakan positif dan 433 sampel negatif.

Pasien positif Covid-19 di Sumba Timur sebanyak 12 orang dan 12 orang ini telah dinyatakan sembuh.

Kepala Dinas Kesehatan Sumba Timur, dr. Chrisnawan Try Haryantana meminta masyarakat Sumba Timur tetap mengedepankan protokol kesehatan, meskipun saat ini tidak ada lagi kasus positif Covid-19.

"Dalam tatanan normal baru atau new normal ini, kita imbau masyarakat agar tetap melakukan protokol kesehatan. Protokol kesehatan ini jadi pola kehidupan baru sehingga harus diterapkan dalam aktivitas kita sehari-hari," kata Chrisnawan. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Oby Lewanmeru)

Sumber: Pos Kupang
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved