Jaksa Agung dan Pengejaran Buron Djoko Tjandra, Diprotes Cucu Hingga Tidur Sehari 4 Jam
MENJADI seorang jaksa agung membuat Sanitiar Burhanuddin ( ST Burhanuddin) kehabisan waktu bersama keluarga
Itu dipindahkan?
Iya, itu dipindahkan. Kita akan tindak dulu, tapi kalau nanti tidak bisa dipindah ya kita binasakan lah...hahaha....
Pola hidup yang berubah setelah di kabinet?
Perubahan yang paling pertama protes dari cucu. Bahwa ke mana-mana, cucu itu kan manggil saya ayah, sekarang ayah sulit untuk jalan bersama. Itu yang pertama. Yang kedua ayah waktunya habis, dulu itu kita ketemu dengan cucu itu satu Minggu sekali. Itu yang diprotes.
Dan memang kita habis waktu, tapi karena ini untuk bangsa dan negara, kita coba mengerti karena cucu masih kecil-kecil.
Tidur satu hari empat jam. Saya tidur jam 11, 12, jam tiga sudah bangun, ada tugas lain, salat. Tidak ada weekend buat keluarga selama jadi Jaksa Agung, bahkan hari Sabtu pun kita Vicon untuk rapat virtual.
Rapat-rapat virtual, kadang kita mau ke Bandung, kadang-kadang bawa tim dari Kejagung untuk ikut karena takut kalau tiba-tiba ada rapat. Karena selalu mendadak, tapi kan ini demi bangsa dan negara. (tribun network/denis)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/jaksa-agung-st-burhanuddin_01.jpg)