News

Panitia Seleksi Serahkan Tiga dari 9 Calon Sekda ke Walikota Kupang untuk Diperiksa, Siapa Mereka?

Seleksi terbuka Pengisian Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (PJPTP) juga telah selesai dilaksanakan.

Penulis: Yeni Rachmawati | Editor: Benny Dasman
POS-KUPANG.COM/LAUS MARKUS GOTI
. Pjs. Sekda Kota Kupang Elvianus Wairata di ruang kerjanya, Kamis (19/9/2019). 

 Laporan Wartawan Pos Kupang, Com, Yeni Rahmawati

POS KUPANG, COM, KUPANG - Seleksi terbuka Pengisian Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (PJPTP) juga telah selesai dilaksanakan.

Tiga nama dari 9 orang sudah ada. Namun belum bisa disampaikan, karena nama tersebut sudah diserahkan ke Wali Kota Kupang untuk dikoordinasikan ke Gubernur NTT.

Penjabat Sekretaris Daerah Kota Kupang, Elvianus Wairata, kepada Pos Kupang, Senin (20/7), mengatakan, pansel sudah selesai bekerja, sudah mendapatkan tiga nama yang sudah di Sistem Informasi Pejabat Tinggi kemudian dibawa ke KASN.

"Nama-nama dan nilai masuk kita kirim ke KASN bahwa betul pansel sudah bekerja sesuai dengan kriteria dan indikator kinerja untuk menyaring pejabat tinggi pratama. Pejabat tinggi pratama khusus Sekda, Bupati/Wali Kota sebelum penetapan namanya wajib konsultasikan dengan Pak Gubernur sambil Pak Wali kembali untuk konsultasi dengan Gub, KASN sudah kirimkan seluruh data dengan perankingan yang ada. Tapi belum ada pelingkaran siapa tapi itu setelah Pak Wali dan Pak Gubernur," tuturnya.

Kata Elly, sesuai PP Nomor 17 tahun 2017 petunjuk pelaksanaan terkait penangkatan seleksi dan pelantikan pejabat tinggi pratama khusus Sekda Pak Wali Kota/Bupati sebelum penetapan harus berkonsultasi dengan gubernur.

"Dulunya kita dapat kirim ke Mendagri kemudian Mendagri yang menentukan siapa diantara itu. Sekarang ini ada kemudahan untuk Wali Kota sebagai user yang tetapi harus berkoordinasi dengan Pak Gubernur," tuturnya.

Sebagai penjabat Sekda kurang lebih satu tahun lebih, Elly telah menyelesaikan beberapa tugas yang cukup berat seperti PDAM, kemudian evaluasi dan menentukan tuga nama Dirut PD Pasar, Sekda sudah selesai.

Sesuai rencana, minggu depan akan melaksanakan RUPS Dirut PT Sasando.

"Jadi semua tugas tanggung jawab mudah-mudahan bisa diselesaikan secepatnya. Semua selevel sama dalam pejabat tinggi pratama. Namun tugas dan fungsi sekda membantu Wali Kota dalam mengkoordinasikan segala hal, sehingga butuh seni berkomunikasi.
Diharapkan untuk Sekda terpilih bagaimana bisa mengharmonisasi dan sinkronisasi yang ada di ecara internal agar bisa saling mengenal, kemudian memperkuat jajaran lalu ekspansi keluar," tuturnya.

Diberitakan, Elly mengatakan, proses seleksi dilakukan oleh pansel di tingkat provinsi juga profesional dan akademisi sesuai aturan yang berlaku. Penilaian berkaitan dengan manajerial, kultural sosial dan bidang atau teknis. Tiga aspek ini, ujarnya, ini harus dikuasai oleh seorang sekretaris daerah.

"Proses tersebut kami akan serahkan kepada pansel, kami tidak punya kewenangan lagi. Saya sebagai penjabat sekda hanya menangani administrasi untuk memperlancar proses ini.

Time schedule-nya mereka sudah dibuat. Apabila prosesnya tidak terhambat mungkin paling lambat Agustus sudah ada Sekda," ujarnya.

Dia mengatakan, pendaftaran pembukaan seleksi pejabat Sekda Kota Kupang dibuka sejak tanggal 23 Juni lalu. Pendaftaran telah ditutup, Jumat (3/7). *

 CALON SEKDA
- Kepala Bapeda Kota Kupang, Jefri Pelt
- Kepala BKPP Kota Kupang, Abraham Manafe
- Kepala Bapenda Kota Kupang, dr. Ary Wijana
- Kepala Badan Kesbangpol Kota Kupang, Noce Nus Loa
- Staf Ahli Setda Kota Kupang, Thomas Dagang
- Staf Ahli Setda Kota Kupang, Ejbens Duka
- Fahrensi Funay dari Setda Kabupaten Kupang
- Novita Funay, Kadis Pariwisata Kabupaten Kupang.

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved