Bawaslu Malaka Temukan Calon Pemilih Namanya Belum Masuk di Data
Bawaslu Malaka melalui Panitia Pengawas ( Panwas) tingkat desa sejak tanggal 18 Juli memantau pelaksanaan Coklit calon pemilih
Penulis: Edy Hayong | Editor: Kanis Jehola
"Proses coklit sudah jalan dan syukur bahwa disambut baik di kecamatan. PPDP turun ke rumah-rumah untuk cek nama calon pemilih dengan mencocokan NIK dalam AKWK. Data sementara pemilih yang ada sebanyak 152.642 orang, 395 TPS, 12 PPK dan 127 Desa," jelasnya.
Petugas PPDP juga, lanjut Yosafat, mencocokan kembali apakah data pemilih yang ada sudah termasuk pensiunan TNI, Polri ataupun ASN. Juga melihat kembali apakah masih ada nama orang yang sudah meninggal yang masih terdaftar.
"Makanya coklit dilakukan. Nanti PPDP setelah selesai coklit di rumah-rumah akan ditempelkan stiker dan warga wajib tempel di rumah. Warga juga bisa klik : www.lindungihakpilihmu.co.id untuk mengecek nama apakah sudah didaftar atau belum," ujarnya.
Menyinggung soal pelaksanaan coklit ditengah pandemi covid19, Yosafat mengatakan, sudah ada SOP coklit dan SOP covid19 dimana wajib mengikuti protokoler kesehatan.
"KPU sudah jalin kerjasama dengan Pemda Malaka untuk petugas kesehatan melakukan rapid tes pada anggota PPDP dan syukur hasilnya negatif semua," kata Yosafat.
Mantan Wartawan Pos-Kupang ini berharap kepada penyelenggara pilkada di daerah ini mulai dari KPU Malaka sampai petugas PPK, KPPS untuk tidak "main mata" dalam penyelenggaraan hajatan politik ini.
"Harapan kami dari KPU NTT supaya semua penyelenggara pilkada tidak main mata karena diawasi semua pihak. Memang tidak bisa dipungkiri bahwa para calon nanti merupakan keluarga. Tapi penyelenggara tetap jalankan tugas secara profesional dan tetap jaga kesehatan. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Edi Hayong)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/bawaslu-malaka-temukan-calon-pemilih-namanya-belum-masuk-di-data.jpg)