Berdayakan BumDes, Pemdes Lakekun Barat Kembangkan Agrowisata

Pemerintah Desa Lakekun Barat, Kecamatan Kobalima, Kabupaten Malaka, sangat mensuport keberadaan Badan Usaha Desa ( BUMDes)

Penulis: Edy Hayong | Editor: Kanis Jehola
POS-KUPANG.COM/EDY HAYONG
Kepala Desa Lakekun Barat, Luan Martinus saat memantau kolam ikan yang siap direnovasi menjadi lokasi agrowisata, Senin (20/7) 

POS-KUPANG.COM | BETUN - Pemerintah Desa Lakekun Barat, Kecamatan Kobalima, Kabupaten Malaka, sangat mensuport keberadaan Badan Usaha Desa ( BUMDes). Bentuk dukungannya berupa pengembangan agrowisata dengan membangun kolam ikan sebagai area orang bisa berwisata.

Kepala Desa Lakekun Barat, Kecamatan Kobalima, Luan Martinus, menyampaikan hal ini kepada Pos-Kupang, Senin (20/7).

Dijelaskan Luan Martinus, sejak pembentukan BumDes di desa yang dipimpinnya, aktifitas masih pada kegiatan simpan pinjam dan sektor jasa. Namun dalam perjalanan, ada masukan dari warga untuk memanfaatkan area lahan kosong untuk pembangunan kolam ikan.

Kejari Belu dan BRI Atambua Teken MoU Bidang Perdata dan Tata Usaha

"Tahun 2019 kita coba komunikasi dengan pengelola BumDes karena lahan di depan Kantor desa cukup luas. Selama ini menjadi tempat ikat sapi dan rawa-rawa. Maka kita duduk rapat bersama untuk bisa kembangkan agrowisata," tutur Martinus yang sudah tiga periode menjadi kades ini.

Saat ini, kata Martinus, kolam ikan sudah ada dilengkapi lopo-lopo sederhana. Direncanakan akan direnovasi kembali sehingga area kolam ikan ini menjadi indah dan memancing orang untuk berekreasi sambil memancing ikan.

Wajib Pajak di Malaka Belum Manfaatkan Peluang Pembebasan Sanksi PKB

Dikatakan Martinus, Kolam ikan ini berukuran 35x37 meter. Dalam rancangan akan menambah lopo juga lampu hias di sekeliling kolam juga fasilitas pendukung seperti kamar mandi dan toilet.

"Kita sejak 2019 telah melepas bibit ikan nila merah, nila putih juga ikan bawel. Memang ada beberapa warga selalu datang pancing sekedar refresing. Nanti kedepan kita akan berlakukan karcis masuk tetapi harus ada perdes. Kita akan komunikasi dengan Bagian Hukum untuk mengkajinya agar legal dan memberi pemasukan bagi BumDes," ujarnya.

Dirinya menambahkan, dalam pengelolaan agrowisata ini nanti, akan memberdayakan kalangan remaja sebagai upaya menekan kenakalan.

"Nanti kita juga siapkan internet buat pengunjung. Kita sudah komunikasi dengan Dinas Kominfo Malaka. Ini karena masih pandemi covid19 sehingga kita belum bergerak. Ini sudah dalam konsep kami pemdes bersama pengurus BumDes," tambahnya. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Edi Hayong)

Sumber: Pos Kupang
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved