STKIP Sinar Pancasila Betun Lepas 30 Lulusannya ke "Kampus Masyarakat"
berpesan kepada mahasiswa lulusan prodi sejarah tersebut untuk ikut menjaga nama almamater dimanapun berada.
Penulis: Edy Hayong | Editor: Rosalina Woso
"Sementara untuk mahasiswa baru atau semester 1 (satu) mendapatkan beasiswa sebanyak 50 orang tapi dikurangi 25 orang dan sisanya 25 orang pula," tandasnya.
Bagi Antonius, capaian ini sudah luar biasa. Sebab persaingan semakin ketat di dunia pendidikan tinggi di era digital saat ini. Sumber beasiswa tersebut melalui L2Dikti Denpasar Wilayah 8 yang meliputi Bali, NTB dan NTT.
Menurut Antonius Berkanis, jangankan 60 orang mahasiswa yang mendapatkan beasiswa, 10 orang saja sudah membanggakan. Karena dari 198 perguruan tinggi untuk wilayah Bali, NTB dan NTT, salah satunya STKIP Malaka mendapatkan beasiswa bagi Mahasiswa.
Kemudian, Ketua Yayasan STKIP Betun, Maria Gaudensia Bria menjelaskan bahwa untuk isu diluar selama ini mengenai STKIP tak jelas kini sudah terjawabi pula. Dirinya berharap warga harus pandai menilai melihat dan menilai.
"Kami juga tak mungkin membiarkan mahasiswa yang begitu banyak untuk keluar tanpa kejelasan dari kampus. Hari ini terbukti bahwa STKIP secara resmi memberikan ijazah berseri nasional kepada 30 orang mahasiswa prodi sejarah," ungkapnya.
Dilanjutkannya, bagi yang tak lunasi uang SPP tentu kampus tak mengurusinya. Karena kampus STKIP sudah terpisah dari Universitas Negeri Cendana (Undana).
"Ia STKIP pada awalnya kerjasama dengan Universitas Negeri Cendana (Undana). Jadi lulusan pertama itu ijazahnya diterbitkan oleh Undana. Tapi setelah berusaha dan akhirnya dapat akreditasi dari L2DIKTI Wilayah 8 Bali, NTB dan NTT, STKIP mulai berdiri sendiri hingga sekarang," ujarnya.
Dirinya berharap dengan adanya kejelasan hari ini semoga kampus STKIP akan mencetak banyak sarjana-sarjana handal untuk kepentingan Nusa dan bangsa.
• ANDA Berijazah SMA/SMK? Ingin Cari Kerja? Ini Daftar Lowongan Kerja BUMN dan Swasta, Simak INFO
• SMAN Harekakae Siap Amankan Instruksi Bupati Terkait Pelaksanaan KBM Tahun Ajaran Baru
Sebagai informasi, 30 orang mahasiswa prodi sejarah STKIP tersebut adalah wisudawan/wisudawati perdana yang telah diwisuda pada tanggal 14 Maret 2020 lalu. Saat ini STKIP sudah mendapatkan sebanyak 25 orang calon mahasiswa baru untuk tahun akademik 2020-2021.(Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Edi Hayong/Advetorial)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/penyerahan-ijazah-oleh-ketua-stkip-malaka-maria-gaudensia-bria.jpg)