Skim Merdeka Manjakan UMKM, 58 Tahun Bank NTT
Wagub NTT Josef Nae Soi melaunching Skim Merdeka Bank NTT dengan bunga 0 persen untuk Usaha Mikro Kecil dan Menengah ( UMKM)
POS-KUPANG.COM | KUPANG -Wakil Gubernur NTT ( Wagub NTT) Josef Nae Soi melaunching Skim Merdeka Bank NTT dengan bunga 0 persen untuk Usaha Mikro Kecil dan Menengah ( UMKM).
Acara yang berlangsung di halaman Kantor Cabang Utama Bank NTT, Jalan WJ Lalamentik Kota Kupang itu menandai perayaan HUT ke-58 Bank NTT, Jumat (17/7) malam.
Wagub Josef naik ke panggung kemudian melakukan scane barcode program Skim Merdeka dari perangkat telepon genggam. Mantan anggota DPR RI dari Partai Golkar ini didampingi Plt Direktur Utama Bank NTT Harry Alexander Riwu Kaho beserta jajaran direksi.
• Tinjau Pembangunan Infrastruktur di Manggarai Barat Menteri Suharso Lima Hari di Labuan Bajo
Turut menyaksikan, Kepala Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Perwakilan NTT Robert Sianipar, Kepala BI Perwakilan NTT I Nyoman Ariawan Atmaja, Anggota DPD RI Abraham Paul Liyanto dan Sekretaris Daerah (Sekda) NTT Ben Polo Maing.
Sebelum peluncuran Skim Merdeka, penandatanganan akad kredit kepada 25 debitur Bank NTT yang mengakses kredit program Skim Merdeka. Terdiri dari 10 anggota DiaBisa NTT dan 15 ibu rumah tangga yang mengakses kredit pada Kantor Cabang Khusus Bank NTT. Penandatanganan disaksikan Pimpinan Kantor Cabang Khusus Bank NTT Kupang Johanis Tadoe, Lurah Penfui Fransiskus Dugis dan Ketua Karang Taruna Penfui Jefri Tapobali.
• Rayakan HUT Ke-9 Garda Pemuda NasDem NTT Gelar Bakti Sosial
Plt Direktur Utama Bank NTT Harry Alexander Riwu Kaho mengatakan Skim Merdeka bukan hanya ringan karena bunga pinjaman nol persen tetapi membantu masyarakat agar bebas merdeka dari rentenir dan juga agunan.
''Kredit Merdeka ini merupakan kerjasama kita dengan Pemerintah Provinsi NTT, OJK, JAMKRIDA NTT, BPJS Ketenagakerjaan dan juga TPAKD. Berita baik ini merupakan inisiasi dari Gubernur NTT dengan tujuan untuk membebaskan masyarakat dari rentenir. Selain bunganya 0 persen plafon kreditnya maksimal 5 juta dengan jangka waktu maksimal 1 tahun,'' ujar Alex.
Menurutnya, persyaratan Skim Merdeka tidak sulit. "Masyarakat hanya fotokopi KTP suami dan istri serta kartu keluarga maka kredit Merdeka sudah bisa diperoleh tanpa waktu lama. Waktu pelayanannya cuma 1 jam," katanya.
''Ini adalah momentum bangkit, bertumbuh dan berubah yang ditopang oleh sinergitas bersama dalam bentuk gerakan nyata untuk memulihkan struktur perekonomian NTT,'' tambah Alex.
Minta Maaf
Alex juga mengungkap progres keuangan yang dicapai Bank NTT pada semester pertama tahun 2020. Ia menyebut progres keuangan Bank NTT luar biasa di tengah masa pandemi Covid-19 yang melanda termasuk dinamika perekonomian dan dinamika masyarakat NTT.
"Kinerja keuangan Bank NTT semester pertama tahun 2020, kita mengalami pertumbuhan yang luar biasa di tengah dinamika masyarakat," ungkap Alex.
Ia mengatakan, berbagai bentuk perhatian dan koreksi menjadi energi positif yang mampu membawa Bank NTT berbenah termasuk mampu menghimpun dana melebihi batas yang ditetapkan perbankan.
"Kita bisa melebihi angka yang ditetapkan secara nasional, sebesar Rp 11,8 triliun. Selain itu, meski kebijaksanaan berubah drastis dalam situasi Covid-19, tetapi jumlah nasabah yang bergabung lebih dari 1,3 juta dengan pertumbuhan laba sebesar Rp 350 miliar," sebutnya.
Menurut Alex, apa yang dicapai merupakan bentuk pertanggungjawaban dan komitmen untuk membangun bank kebanggaan masyarakat NTT serta memberi manfaat bagi masyarakat secara keseluruhan.
Alex menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh stakeholder Bank NTT, termasuk pemegang saham dan masyarakat, debitur dan nasabah hingga regulator dan lembaga pengawas. "Apa yang dicapai merupakan bentuk nyata komitmen memajukan Bank NTT," ucapnya.
Sementara itu, Wagub Josef menyampaikan bahwa HUT ke-58 Bank NTT dengan tema Momentum Bankit, Bertumbuh dan Berubah merupakan sebuah refleksi kritis atas kehidupan Bank NTT.
Ia mengingatkan seluruh masyarakat bahwa tujuan dibangunnya Bank NTT adalah untuk mempercepat pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan pendapatan masyarakat, tempat menyimpan uang masyarakat dan salah satu sumber pendapatan asli daerah.
Wagub Josef mengajak seluruh masyarakat untuk menyimpan uangnya di Bank NTT. Ia juga meminta seluruh anggota DPR RI, DPD dan para politisi serta usahawan asal NTT di luar daerah untuk menyimpan uangnya di Bank NTT.
"Kami selalu mengimbau masyarakat, kalau mau berpartisipasi dan membangun NTT maka uangnya harus masuk ke NTT, ekonomi pasti akan berkembang," ujarnya.
Menurutnya, hal tersebut merupakan salah satu cara membangun NTT. "Teman teman di Senayan tidak usah taruh uang di bank lain tetapi di Bank NTT. Itu bukti bahwa kita 100 persen NTT, 100 persen Indonesia," ujarnya.
Selain peluncuran Skim Merdeka, juga dilaksanakan penandatanganan perjanjian kerjasama antara Bank NTT dengan PT Askrida Lintas Artha dan Jamkrida NTT untuk pemanfaatan sistem informasi penjaminan.
Selain itu, penandatanganan PKS dan MoU antara Kantor Perwakilan BI, Bank NTT dan Founder Betlink untuk pemanfaatan e-Commerse bagi masyarakat serta penandatanganan Sinergi Perlindungan Pekerjaan antara Bank NTT dengan BP Jamsostek Kupang.
Pada kesempatan itu, juga dilaksanakan penyerahan secara simbolis BPJS kepada dua debitur kredit Merdeka dan dua pengemudi Kupang Jack.
Perayaan peringatan ulang tahun ke-58 Bank NTT berlangsung sederhana namun meriah. Para tamu undangan tampak sebagian besar mengenakan pakaian dengan motif tenunan adat NTT. (hh)