Plt Direktur Utama Bank NTT: Ubah Cara Kerja Konvensional ke Digital
HARI INI Bank NTT merayakan ulang tahun ke-58. Usia tersebut sudah cukup matang
Kalau kita bicara soal kredit macet, dalam dunia bisnis pasti selalu ada risiko baik yang masih sederhana maupun yang sudah berskala besar. Tapi dengan regulasi yang ada serta persiapan mitigasi risiko ya walaupun ada kredit macet tapi rasionya masih di bawah. Jadi cadangan untuk mitigasi risiko kredit macet sudah ada dan memang sudah tersedia dan di kita ada lima buckets.
Bahkan untuk debitur baru maupun lama dari sektor yang sama atau berbeda. Jadi tidak akan mengurangi laba dan kita tidak mengalami kerugian dan itu yang belum dipahami banyak pihak. Secara akuntansi tidak ada lagi pencatatan kerugian karena cadangan sudah terbentuk. Misalnya ada peminjaman 100 juta nah cadangan 100 juta juga sudah dibentuk dan itu memang wajib. Jadi tidak ada kerugian karena CKPN itu sudah ada dan tidak akan hilang.
Saat ini kita punya 55 unit simpan pinjam desa. Selama ini masih di proses simpan dan pinjam tapi ini yang mau kita revitalisasi sehingga mencakup mikro. Dan kita juga bisa pastikan sinergitas dengan berbagai pihak untuk mewujudkan revitalisasi ini yang tentunya bermanfaat untuk masyarakat desa.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/plt-direktur-utama-bank-ntt-harry-alexander-riwu-kaho.jpg)