Senin, 13 April 2026

Covid 19

OTG di Kabupaten Sumba Timur Masih Dalam Pemantauan

Sebanyak 92 Orang Tanpa Gejala ( OTG) di Kabupaten Sumba Timur masih dalam pemantauan.

Penulis: Oby Lewanmeru | Editor: Apolonia Matilde
Oby Lewanmeru
Tim Covid-19 menyemprot disinfektan barang penumpang di Bandara Umbu Mehang Kunda 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Oby Lewanmeru

POS-KUPANG.COM|WAINGAPU - Sebanyak 92 Orang Tanpa Gejala ( OTG) di Kabupaten Sumba Timur masih dalam pemantauan.

Sampai saat ini total OTG di Sumba Timur sebanyak 221 orang.

Data dari Posko Percepatan Pencegahan dan Penanganan Corona Virus Disease (Covid-19) Kabupaten Sumba Timur, Kamis (16/7), total OTG di Sumba Timur sebanyak 221 orang.

Catat Ini! Industri Farmasi akan Hadir di NTT Berbasis Tanaman Lokal

Dari jumlah itu, 129 OTG dinyatakan telah selesai dipantau dan masih ada 92 orang dalam masa pemantauan.

Pelaku perjalanan sebanyak 7.173 orang dan 5.822 telah selesai karantina mandiri dan 1.315 orang masih melakukan karantina mandiri.

Sedangkan Orang Dalam Pemantauan ( ODP) sebanyak 200 orang, 181 orang telah selesai dipantau dan 19 orang masih dalam pemantauan.

Mobil Bekas Murah Tujuh Penumpang Irit BBM Mulai Rp 80 Jutaan Sudah Bisa Bawa Pulang

Pasien Dalam Pengawasan (PDP) sebanyak empat orang dan keempatnya sudah selesai dipantau.

Pasien positif Covid-19 di Sumba Timur berjumlah 12 orang, sembilan orang dinyatakan sembuh dan tiga orang masih dalam perawatan di RSUD Umbu Rara Meha Waingapu.

Kartu Pra Kerja Gelombang 4 Dibuka Akhir Juli 2020, Siapkan 500 Ribu Kuota Peserta, Ini Cara Daftar

Sampel swab yang dikirim untuk diperiksa PCR di Laboratorium Bio Molekuler RSUD Prof. WZ Johannes Kupang sebanyak 454 sampel.

Hasil laboratorium, 21 sampel dinyatakan positif dan 341 sampel swab terkonfirmasi negatif.

Sedangkan 92 sampel belum ada hasil pemeriksaan.

Ketua Pelaksana Gugus Tugas Percepatan Pencegahan dan Penanganan Covid-19 Kabupaten Sumba Timur, Domu Warandoy, SH, M.Si, mengatakan, dalam era new normal, pemerintah tetap melakukan pengawasan terhadap semua pelaku perjalanan.

Rahasia Ashanty Agar Rumah Tangganya Tetap Langgeng,Barang Sepele Ini Senjata Kalahkan Ego Anang

"Memang jika bepergian di saat sekarang terutama dengan pesawat terbang, maka butuh waktu karena di setiap bandara akan ada pemeriksaan dokumen kesehatan.

Ada yang melalui aplikasi online dan ada juga yang dengan dokumen fisik," kata Domu.

Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved