Breaking News

KPU Coklit Data Pemilih

TERHITUNG sejak Rabu (15/7), KPU melalui Petugas Pemutakhiran Data Pemilih ( PPDP) melakukan pencocokan dan penelitian ( Coklit) data pemilih

Editor: Kanis Jehola
POS-KUPANG.COM/Oby Lewanmeru
Jubir KPU NTT, Yosafat Koli 

POS-KUPANG.COM - TERHITUNG sejak Rabu (15/7), KPU melalui Petugas Pemutakhiran Data Pemilih ( PPDP) melakukan pencocokan dan penelitian ( Coklit) data pemilih. Petugas akan mengunjugi warga dari rumah ke rumah.

Tahapan Coklit data pemilih ditandai dengan gerakan Klik Serentak secara nasional yang dimulai pukul 11.00 Wita. KPU RI mempersilahkan masyarakat mengecek datanya dengan mengklik website: www.lindungihakpilihmu.kpu.go.id.

Bawaslu Minta Verifikasi Faktual Syarat Dukungan Balon Konsisten

Juru Bicara KPU Provinsi NTT Yosafat Koli mengatakan, PPDP akan mengecek nama pemilih, apakah sudah ada atau belum.

"Proses coklit sudah jalan dan syukur bahwa disambut baik di kecamatan. PPDP turun ke rumah-rumah untuk cek nama calon pemilih dengan mencocokan NIK dalam AKWK. Data sementara pemilih yang ada sebanyak 152.642 orang, 395 TPS, 12 PPK dan 127 Desa," jelas Yosafat saat ditemui di Kantor KPU Kabupaten Malaka, seusai mengikuti Gerakan Klik Serentak Tahapan Pilkada melalui video conference dengan KPU Pusat.

Cegah Penyebaran Covid-19, Pemkot Kupang Kembali Tutup Sejumlah Pusat Keramaian

Petugas PPDP, lanjut Yosafat, mencocokan kembali apakah data pemilih yang ada sudah termasuk pensiunan TNI, Polri ataupun ASN. Selain itu, memastikan apakah ada nama orang yang sudah meninggal yang masih terdaftar.

"Setelah selesai coklit di rumah-rumah akan ditempelkan stiker. Warga juga bisa klik: www.lindungihakpilihmu.co.id untuk mengecek nama apakah sudah didaftar atau belum," ujarnya.

Komisioner KPU NTT Fransiskus Diaz mengatakan, pihaknya mengerahkan sekitar 3 ribu penyelenggara pemilu untuk menyukseskan tahapan coklit.

Ia menjelaskan, KPU NTT melalui sembilan KPU penyelenggara Pilkada mengerahkan sebanyak 3.995 petugas untuk melaksankan coklit, mencocokan data model A dengan dokumen kependudukan secara manual.

"Petugas kita mencocokan Data Model A dengan dokumen utama yaitu KTP, suket dan kartu keluarga. Itu mereka lakukan secara manual," ujar Diaz saat ditemui di Kantor KPU NTT, Rabu siang.

Terpisah, Ketua KPU Malaka Makarius B Nahak mengharapkan wargaberpartisipasi aktif dengan menyiapkan KTP, KK dan Suket.
"Kami sudah sangat siap. PPDP juga sudah diingatkan untuk tetap jaga kesehatan sesuai protap kesehatan. Intinya kami sangat mengharapkan warga siapkan tiga data penting ini yakni KTP, KK dan Suket," ujar Makarius.

Ketua KPU Manggarai Thomas A Hartono mengatakan, seluruh masyarakat mengakses websiten tersebut agar dapat memeriksa data yang terkait Pilkada serentak tahun 2020.

"KPUD Manggarai juga sudah cek tautan tersebut, tetapi tidak bisa diakses. Informasi dari sesama pengurus dari kabuapten lain mengatakan bahwa server sedang dalam pemeliharaan atau perbaikan," kata Thomas.

Ketua Divisi Program Perencanaan dan Data KPU Manggarai, Albertus K Efendi mengatakan, coklit dilaksanakan 696 anggota PPDP. Jumlah tersebut sesuai dengan total TPS di Manggarai.

Pemutakhiran data pemilih berlangsung hingga 13 Agustus 2020. "Kita harapkan semua masyarakat wajib menyiapkan dokumen kependudukanya seperti kartu keluarga, KTP atau pun Suket (surat keterangan)," ujar Albertus.

Ketua dan anggota Bawaslu Manggarai melakukan pengecekan daftar pemilih melalui website: lindungihakpilihmu.kpu.go.id. Namun tidak dapat diakses.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved