Persib Bandung

Kasus Pelemparan Bus Persib Liga 1 Tahun 2019 Diungkap Nick Kuipers ke Media Belanda, Simak Info

Pemain belakang Persib Bandung, Nick Kuipers menceritakan peristiwa bus Persib yang dilempar batu kepada media Belanda.

Editor: Ferry Ndoen
Tribun Jabar/Ferdyan Adhy nugraha
Manajer Persib Bandung Umuh Muchtar dan pemain Persib Bandung Omid Nazari 

POS KUPANG.COM--- Pemain belakang Persib Bandung, Nick Kuipers menceritakan peristiwa bus Persib yang dilempar batu kepada media Belanda.

Nick Kuipers sebagai pemain Persib Bandung yang didatangkan pada 15 Agustus 2019.

Pemain asal Belanda itu memainkan laga pertamanya bersama Persib saat menjamu PSS Sleman pada pekan ke-17 Liga 1 2019.

Nilai Transfer dan Durasi Kontrak Tiga Pemain Asing Baru Persib Bandung, Nick Kuipers Paling Mahal
Nilai Transfer dan Durasi Kontrak Tiga Pemain Asing Baru Persib Bandung, Nick Kuipers Paling Mahal (instagram/@kuipersnick)

Nick Kuipers langsung bermain 90 menit pada laga itu dan membantu Persib memenangi laga dengan skor 1-0.

Laga tandang pertama Nick Kuipers bersama Persib adalah melawan Tira Persikabo pada pekan ke-18 Liga 1 2019.

Pertandingan itu dimainkan di Stadion Pakansari, Kabupaten Bogor dengan hasil akhir imbang 1-1.

Laga tandang pertama melawan Tira Persikabo adalah pengalam tidak terlupakan bagi Nick Kuipers.

Pasalnya saat dalam perjalanan pulang ke Bandung di Bogor, daerah selatan Jakarta, sebuah batu dilempar ke jendela bus pemain Persib Bandung.

"Kami ditanya sebelumnya, apakah kami ingin pergi ke partandingan itu dengan tank atau bus reguler. Meskipun ada pendukung dari Persija, itu cukup sepi," ujar Nick, dikutip Tribunjabar.id dari BolaSport.com Selasa (14/7/2020) yang melansir Voetbal Zone.

Bus Pemain Persib dilempari btu
Bus Pemain Persib dilempari btu (PERSIB)

"Kemudian setelah kami melaju di jalan raya, sebuah batu masuk melalui jendela.

Ada pemain memiliki bekas luka karena itu, dia benar-benar beruntung.

Darah, kaca, dokter di sana: itu kacau. Jika itu terjadi di Belanda, itu akan keluar melalui media.

Karena insiden itu, Nick Kuipers kena marah sang pacar lantaran tidak memberitahu hal yang terjadi.

"Anak-anak merekam dan mengunggahnya di media media. Jadi saya mendapat telepon marah dari pacar saya: 'Mengapa kamu tidak memberi tahu saya apa yang terjadi?' Saya sedikit terkejut dan bartanya bagaimana dia tahu, 'lihat media sosial,' katanya," ujar Nick.

"Itu benar-benar video dari bus kami," ujarnya.

Nick Kuipers dalam laga Persib Bandung vs Perseru Badak Lampung FC di Stadion Si Jalak Harupat, Senin (16/12/2019). Tuan rumah menang telak 4-0, Nick Kuipers mencetak satu gol. (Tribun Jabar/Deni Denaswara)
Karena insiden itu, pertandingan melawan Persija digelar di Bali tanpa penonton.

Hal itu disayangkan Nick Kuipers.

"Sangat disayangkan, karena mereka memiliki stadion untuk delapan puluh ribu penggemar dan dan Anda ingin mengalaminya sekali," ujar Nick.

Artikel ini telah tayang di BolaSport.com dengan judul Ke Media Belanda, Nick Kuipers Cerita soal Insiden Bus Persib Dilempar Batu hingga Dimarahi Sang Pacar 

 Bus Persib Dilempari, Begini Kata Robert

Insiden pelemparan batu ke bus Persib Bandung seusai pertandingan menghadapi PS Tira Persikabo, Sabtu (14/9/2019) membuat pelatih Robert Alberts kesal.

Robert Alberts mengatakan bahwa seharusnya pelaku berfikir bahwa yang dilakukannya bisa merusak sepakbola Indonesia.

"Siapapun yang melakukan ini harus berfikir apa yang telah dia perbuat. Ini bukan hanya tentang pelemparan batu, ini menyebabkan banyak masalah bagi masyarakat sepakbola seluruh Indonesia dan juga kejadian yang tidak terisolasi ini terjadi sebelumnya di sepakbola Indonesia dan seharusnya tidak terjadi," ujar Robert Alberts dalam video yang diunggahnya di kanal Youtube pribadinya, Selasa (17/9/2019).

Live Streaming Arema FC vs Persib Bandung, lanjutan Liga 1 2019, Selasa (30/7/2019).
Live Streaming Arema FC vs Persib Bandung, lanjutan Liga 1 2019, Selasa (30/7/2019). (Twitter/persib)

Omid Nazari pemain asing Persib Bandung luka sobek akibat bus Persib Bandung dilempar batu. (Kolase Tribun Jabar (Instagram/omidnazari))
Dalam kejadian ini, Omid Nazari dan Febri Hariyadi cedera di bagian kepala karena terkena pecahan kaca busa.

Bahkan, Omid harus menerima sembilan jahitan yang membuatnya harus dilarikan ke rumah sakit usai insiden.

"Dia bisa saja mencederai. Omid sangat parah, Omid masih beruntung bisa menghindar dari batu tersebut yang mengarah ke matanya. Jika saja batu tersebut mengenai matanya, dia bisa saja kehilangan penglihatannya. Serpihan dari kaca juga mencederai banyak pemain di sekitarnya," katanya.

"Jika pemain cedera atau kehilangan pengelihatannya atau bahkan lebih parahnya sampai meninggal yang mana pernah terjadi juga di sepakbola Indonesia, apakah ini bisa jadi sesuatu yang bisa dibanggakan? Apa ini yang kita inginkan?" Ucapnya.

Sepakbola Indonesia, menurut Robert Alberts, akan memiliki preseden buruk jika dihiasi oleh kekerasan, baik itu antar suporter atau pemain dengan suporter.

Padahal menurutnya, sepakbola Indonesia dikenal masyarakat Asia Tenggara sebagai tempat yang fantastis untuk berkarier karena antuasiasme suporternya.

"Sebagai suporter sepakbola di Indonesia, banyak orang melihat Indonesia sebagai tempat yang fantastis. Antuasiasnya di sepakbola tidak bisa dilihat di negara Asia Tenggara manapun, pemain asing pelatih asing banyak yang mau main di Indonesia karena atmosfernya karena kontribusi yang positif sebagai suporter yang baik," ucapnya.

Bus Persib Bandung dilempari orang tak dikenal - Manajer Persib Bandung Umuh Muchtar (Kolase Tribun Jabar)
Robert Alberts pun meminta kepada suporter semua klub di Indonesia untuk belajar dari insiden ini agar tak terjadi di kemudian hari.

Pelatih asal Belanda ini mengungkapkan bahwa sejatinya, seorang suporter harusnya tak memiliki niatan untuk melukai.

"Apakah sesama pemain bola, melukai pemain lainnya? Apakah sesama pemain bola melakukan kekerasan kepada pemain lainnya? No!"

Batu yang dilempar ke bus Persib Bandung (Instagram/persib_official)
"Pemain cinta untuk bermain bola, suporter suka melihat mereka bermain bola, kita ingin agar semua orang senang untuk pergi ke lapangan untuk memberikan yang terbaik di lapangan dan untuk bermain sepenuh hati untuk suporter mereka,"

"Setelah itu kita bisa merayakannya atau menerima kekalahan dan ikhlas dan pulang dengan rasa senang dengan pertandingan yang sudah ditonton tanpa ada rasa takut akan cedera tanpa ada rasa takut akan diganggu tanpa ada rasa takut akan kekacauan," katanya. (Tribun Jabar/Ferdyan Adhy Nugraha)

Soal Nick Kuipers Gabung Persib dan Dunia Lain

Setelah hampir setahun gabung Persib Bandung, Nick Kuipers masih mengingat jelas sambutan hangat bobotoh pada masa awal kedatangannya.

Bahkan, sebelum tiba di Bandung, bek asal Belanda itu sudah "dikerumuni" bobotoh, terutama di akun Instagram‑nya.

Ribuan pengikut atau followers Instagram Nick bertambah dalam hitungan detik.

Ia menyebut hal itu sebagai perubahan yang tak terduga dalam hidupnya.

Bek Persib Bandung, Nick Kuipers, di Stadion Si Jalak Harupat, Kamis (21/11/2019). (Tribun Jabar/Ferdyan Adhy Nugraha)
Hingga Senin (13/7/2020), Instagram berjumlah 382.000‑an.

Jumlah itu meningkat lebih dari 1.000 persen dibandingkan saat Nick belum gabung Maung Bandung.

Persib merekrut Nick Kuipers pada parah musim 2019 untuk menggantikan bek berpaspor Serbia, Bojan Malisic.

Nick mengatakan sambutan luar biasa bobotoh sudah dirasakan saat ia dan kompatriotnya, Kevin van Kippersluis, dirumorkan akan gabung Persib.

"Ada rumor bahwa Kevin akan datang. Jadi, dia sudah memiliki 5.000 pengikut di Instagram. Pada satu titik, kami mulai pelatihan dan kami kembali, saya melihat ponsel dan tiba‑tiba sudah ada 30.000 pengikut. Saya berkata, 'apa ini?'," ujar Nick Kuipers dikutip dari media asal Belanda, Voetbalzone, Senin (13/7/2020).

Nick Kuipers menyundul bola saat Persib Bandung menghadapi PSIS Semarang di Stadion Si Jalak Harupat, Bandung, Rabu (6/11/2019) (Tribun Jabar/Deni Denaswara)
Kala itu, sebagian dari bobotoh sudah mengetahui Nick dan Kevin sedang berada di Malaysia, dalam perjalanan ke Indonesia.

Keterkejutan Nick tak sampai di situ.

Mantan pemain ADO Den Haag ini juga melihat fotonya yang diedit berseliweran di Instagram.

Nick mengatakan sambutan bobotoh itu aneh dan sulit percaya serta merupakan hal yang sama sekali baru sepanjang kariernya sebagai pemain sepak bola.

Bahkan, bek tengah kelahiran 8 Oktober 1992 itu merasa seolah‑olah sedang berada di dunia lain.

"Aku masih berbaring dengan Kevin di kamar hotel. Kami refresh Instagram kami dan seribu lima ratus pengikut bertambah hanya dalam waktu 10 detik. Kami tertawa dan berpikir, 'di mana kami berada'," katanya.

Pemain asing baru Persib Bandung Nick Kuipers saat menujukkan nomor punggungnya di acara perkenalan di Graha Persib, Sulanjana No 17, Selasa (20/8/2019). (Tribun Jabar/Ferdyan Adhy Nugraha)
Pada pekan ketiga Agustus 2019, Nick Kuipers dan Kevin resmi diperkenalkan sebagai pemain Persib.

Hingga saat ini, Nick mampu membalas kepercayaan bobotoh.

Ia menjadi bek andalan pelatih Robert Alberts.

Bek berusia 27 tahun itu pun kini berstatus pemain tak tergantikan. (ferdyan adhy nugraha)

Nilai Transfer dan Durasi Kontrak Tiga Pemain Asing Baru Persib Bandung, Nick Kuipers Paling Mahal
Nilai Transfer dan Durasi Kontrak Tiga Pemain Asing Baru Persib Bandung, Nick Kuipers Paling Mahal (instagram/@kuipersnick)

Artikel ini telah tayang di tribunjabar.id dengan judul Peristiwa Bus Persib yang Dilempar Batu Kembali Diungkap Nick Kuipers ke Media Belanda, https://jabar.tribunnews.com/2020/07/14/peristiwa-bus-persib-yang-dilempar-batu-kembali-diungkap-nick-kuipers-ke-media-belanda?page=all.

Editor: Dedy Herdiana

Sumber: Tribun Jabar
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved