BP Jamsostek NTT Beri Pelatihan Vokasi, Pemprov NTT Apresiasi

keterampilan dan kompetensi peserta, serta meningkatkan peluang kerja dan peluang membuka usaha secara mandiri.

POS-KUPANG.COM/ISTIMEWA
BP Jamsostek NTT memberi pelatihan vokasi bagi para pekerja yang mengalami PHK, Kamis (9/7/2020) 

BP Jamsostek NTT Beri Pelatihan Vokasi, Pemprov NTT Apresiasi

POS-KUPANG.COM | KUPANG -- BP Jamsostek NTT kembali berikan layanan dalam bentuk pelatihan atau vocational training kepada para pekerja yang mengalami pemutusan hubungan kerja (PHK), Kamis (9/7/2020).

Melalui vokasi itu, BP Jamsostek NTT akan mendampingi pekerja yang mengalami PHK dan putus kontrak untuk mendapatkan pelatihan atau keterampilan khusus dengan melakukan reskilling maupun upskilling sebagai harapan mereka mampu bekerja kembali atau menjadi pengusaha dan menciptakan lapangan kerja baru.

Dalam keterangan tertulis yang diterima POS-KUPANG.COM dari Humas BP Jamsostek NTT, Sabtu (11/7/2020) sore, Kepala Bidang Pelayanan BP Jamsostek NTT Syamsul Anas menyampaikan jenis pelatihan yang sudah dimulai di UPTD Latihan Kerja Provinsi NTT yaitu pelatihan kue dan roti; serta pelatihan pengolahan hasil pertanian dan pelatihan sayur hidroponik.

Ia menjelaskan, vokasi BP Jamsostek NTT dimaksudkan untuk meningkatkan kesejahteraan peserta, meningkatkan kualitas, keterampilan dan kompetensi peserta, serta meningkatkan peluang kerja dan peluang membuka usaha secara mandiri.

Dalam kesempatan tersebut, Kepala Dinas Koperasi, Tenaga Kerja, dan Transmigrasi Provinsi NTT yang diwakili oleh Sekretaris Dinas Koperasi, Tenaga Kerja, dan Transmigrasi NTT Untung Sudrajat mengungkapkan, kegiatan seperti itu sangatlah membantu para pekerja yang mengalami PHK, khususnya tenaga kerja yang mengalami PHK akibat dari pandemik Covid-19.

“Terima kasih kepada BP Jamsostek NTT yang telah membantu pemerintah dalam meningkatkan skill dan menjadi pekerja yang mandiri. Selain itu, pelatihan ini merupakan salah satu upaya mengatasi pengangguran,” jelasnya.

“Saya sangat mengapresiasi BP Jamsostek Kantor Cabang Nusa Tenggara Timur sebagai pelopor program vokasi dan membantu pemerintah dalam menyejahterakan masyarakat. Saya harap program vokasi ini dapat menambah skill dari pekerja,” harap Untung Sudrajat.

Sementara itu, Armada Kaban selaku Kepala BP Jamsostek NTT menyampaikan, dengan mengikuti vokasi ini, para pekerja yang mengalami PHK bisa mendapat skill dan menjadi tenaga kerja terampil serta kompeten yang siap bekerja lagi dan mampu meringankan beban para pekerja ter-PHK untuk meningkatkan keahliannya.

Bupati Djafar Achmad Seruput Kopi Panas di TN Kelimutu : Ende Sangat Saya Banggakan

Misa Perdana Masuk New Normal Protokol Kesehatan di Gereja Sanjose Bajawa Sangat Ketat

Etika Kembali Gelar Webinar Kedua, Rudi Rohi Minta Dukungan Lima Aktor

HEBOH! Data Pribadi Denny Siregar Dibobol, Pelakunya Diduga Karyawan Telkomsel, Motifnya Dendam?

“Harapan kami program ini bisa berkelanjutan dalam pelaksanaannya. Yang jelas, dengan program ini kami ingin memberikan sumbangsih kepada pemerintah daerah dalam menyejahterakan warganya. Jika mereka sudah bekerja, maka akan ada penghasilannya,” katanya. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Intan Nuka)

Penulis: F Mariana Nuka
Editor: Rosalina Woso
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved