Bersiap Perang, China Siaga 1 Setelah Amerika Kirim Pembom Nuklir ke Laut China Selatan

Kehadiran pesawat-pesawat pembom yang berpangkalan di Guam itu diyakini sanggup meluluhlantakan China dengan senjata nuklir.

Editor: Alfred Dama
Britannica
Pembom nuklir AS, B-52 Stratofortress 

Bersiap Perang, China Siaga 1 Setelah Amerika Kirim Pembom Nuklir ke Laut China Selatan

POS KUPANG.COM -- Kawasan Laut China Selatan atau LCS semakin memanas hari demi hari

Amerika yang mulah gerah dengan manuver militer China di LCS mulai mengerahkan pesawat-pesawat pembom jarak jaug yang mampu membawa senjata nuklir ke wilayah itu

Kehadiran pesawat-pesawat pembom yang berpangkalan di Guam itu diyakini sanggup meluluhlantakan China dengan senjata nuklir.

Kemampuan pesawat yang bisa terbang hingga 28 jam nonstop tersebut membuat China menerapkan siaga satu untuk mengantisipasi kedatangan pesawat-pesawat pembawa maut tersebut

Pesawat Pembom
Pesawat Pembom (Net)

Militer Amerika Serikat (AS) tak henti-hentinya membuat heboh di Laut China Selatan.

Bahkan mereka tak segan-segan 'menggoda' militer China dengan berbagai teknologi militernya.

Akibatnya ketegangan di Laut China Selatan disebut telah mencapai titik kritis.

Hal ini terjadi setelah militer AS mengirim bomber nuklir di kawasan tersebut sebagai aksi unjuk kekuatan kepada Beijing.

RAMALAN ZODIAK Hari ini,Jumat 10 Juli 2020,Libra Lawan Jenis Terpikat,Pisces Prospek Keuangan Cerah

Susi Pudjiastuti Kritik Pemerintah Soal Lobster,DPR Sebut Jangan Ikut Campur,Said Didu Balas Menohok

Barbie Kumalasari Vermak Tubuh Habiskan Rp4 Miliar,Riasan Tebal,Natizen Kaget Lihat Asli TanpaMakeup

Melansir express.co.uk, Amerika Serikat melakukan latihan di dekat Kepulauan Paracel pada hari Sabtu (4/7/2020) sebagai upaya untuk menunjukkan hebatnya kekuatan Washington di Laut China Selatan.

Seperti yang diketahui, China telah mengklaim pulau-pulau tersebut bersama dengan beberapa daerah kontroversial lainnya.

Hal ini lantas mendorong Presiden AS Donald Trump untuk meningkatkan kehadiran mereka di wilayah tersebut.

Dalam ketegangan yang mencapai titik kritis, Oriana Skylar Mastro pengamat dari American Enterprise Institute memperingatkan, AS sekarang mungkin siap untuk menghadapi China.

Baca Juga: Dikira Alergi Susu, Ternyata Bayi Usia 1 Tahun Ini Meninggal Karena Kanker yang Sangat Langka dan Agresif, 'Dia Pergi dalam Pelukan Saya'

“Kapal AS berlayar mendekati Paracels, yang bahkan lebih berisiko."

"China mengatakan mereka bisa merespons dengan kekerasan."

Halaman
123
Sumber: Grid.ID
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved