Breaking News:

Seminar Pengalihan Semau, Simak Pernyataan Wakil Walikota Kupang

Menurut Wakil Walikota Kupang Herman Man, urusan Seminar Pengalihan Wilayah Administrasi Semau merupakan urusan ilmiah

Penulis: Ryan Nong | Editor: Kanis Jehola
ISTIMEWA
Wakil Wali Kota Kupang, dr Hermanus Man 

Sementara itu, kepada wartawan Bupati Masneno mengaku bahwa pemerintah kabupaten belum mendapat penyampaian dari masyarakat terkait keinginan untuk menjadi bagian dari wilayah administrasi Kota Kupang.

"Belum, masyarakat belum sampaikan," demikian Bupati Masneno menjawab wartawan soal apakah aspirasi itu telah diterima pemerintah kabupaten atau belum.

Saat itu, Ketua DPRD Kabupaten Kupang Daniel Taimenas yang berada bersama Bupati Masneno pun mengamini hal yang sama.

Bupati bahkan mengatakan bahwa persoalan di wilayahnya seharusnya merupakan urusan rumah tangganya.

"Tidak ada, tidak ada pernah sampaikan, jadi kalau hari ini orang ngurus rumah kami, ya ngurus saja, nggak papa, nanti kan kita lihat," ujar Bupati Masneno.

Terkait pembangunan dan pelayanan di wilayah Semau, jelas Bupati Masneno tetap akan dilaksanakan sesuai dengan program kerja dan RPJMD Kabupaten Kupang yang telah ditetapkan.

"Itu (Semau) rumah saya. Saya lanjutkan tetap, siapa yang sudah pisahkan Semau dari Kabupaten? Jadi kalau Semau belum dipisahkan dari Kabupaten Kupang itu masih rumah saya masih urusan saya," tegasnya.

Bupati Masneno menegaskan, persoalan pengalihan wilayah Semau bukanlah urusan seminar. Karena menurutnya, ada aturan dan regulasi tersendiri yang mengatur soal itu.

"Kita lihat saja nanti seperti apa keputusannya, itu kan hasil penelitiannya, yang namanya orang penelitian sudah capek capek sudah selesai ilmunya pas. Ya, serahkan ke Provinsi, soal besok mau masuk ke Kabupaten atau Kota itu urusan aturannya lain, bukan urusan seminar," katanya.

Ditanya soal ketersinggungan dalam seminar tersebut, Bupati Masneno malahan mengaku tidak tersinggung. Ia mengatakan, hasil seminar tersebut hanya sebagai bahan rujukan dalam proses pembinaan dan pengawasan kepada pemerintah daerah.

Halaman
1234
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved