Breaking News:

Kopdit Obor Mas Maumere Bagi Deviden Rp 11,2 Miliar

Manajemen KSP Kopdit Obor Mas Maumere di Pulau Flores menunjukan kekuatan usahanya di tengah pademi virus corona ( Covid-19)

POS-KUPANG.COM/EGINIUS MO'A
Anggota KSP Kopdit Obor Mas Maumere, antri menerima deviden dari mobil kas keliling, Kamis (9/7/2020) di halaman Kantor KSP Kopdit Obor Mas, Jalan Kesehatan,Kota Maumere, Pulau Flores. 

POS-KUPANG.COM | MAUMERE - Manajemen KSP Kopdit Obor Mas Maumere di Pulau Flores menunjukan kekuatan usahanya di tengah pademi virus corona ( Covid-19) membagikan Deviden Rp 11.270.660.175 kepada 92.249 anggotanya.

Pengambilan deviden telah dimulai Kamis (9/7/2020) hingga 31 Juli 2020 di Kantor Pusat KSP Kopdit Obor Mas, Jalan Kesehatan Maumere dan kantor-kantor cabang di Pulau Flores dan Lembata.

General Manajer KSP Kopdit Obor Mas Maumere, Leonardus Frediyanto Moat Lering, mengatakan pembagian deviden kepada anggota telah berlangsung setiap akhir tahun buku sejak 12 tahun lalu.

Semau Bergabung ke Kota Kupang, Esthon Foenay: Butuh Kajian

"Pada tahun buku 2019, terjadi kenaikan deviden sekitar Rp 2 Miliar lebih dari tahun buku 2018," kata Yanto, sapaan Leonardus Ferdiyanto, Kamis siang di Maumere.

Yanto menyebut, deviden menjadi kewajiban kepada anggota yang menyimpan, meminjam dan mengangsur secara teratur. Dari total bunga pinjaman, yang dikembalikan kepada anggota sebesar 5,3 persen melalui pembagian deviden.

Pelni Simulasi Kedatangan dan Keberangkatan Penumpang di Pelabuhan Lorens Say Maumere

Sedangkan bagi anggota UKM,selain menerima 5,3 persen juga mendapat 10 persen dalam bentuk restitusi.

"Kalau dia tertib cicil dan dibayar sebelum tanggal 15, maka bunga yang dibayar dikembalikan sebesar 10 persen. Pada akhir tahun mendapat lagi deviden dari jasa usaha dan jasa pinjaman.

Yanto mengimbau anggota rajin membayar simpanan wajib, rajin melakukan pinjaman dan rajin mencicil pinjamanya.

"Anggota UKM dari Maumere dari kantor cabang Pasar Alok mendapat deviden terbesar Rp 30.265.000 juta disusul seorang anggota UKM dari Ende dan Flores Timur," terang Yanto.

Ia menegaskan, pemberian deviden merupakaan perintah undang-undang. Tahun 2020, lanjut Yanto, dari SHU Rp 16 miliar lebih, sebesar 70 persen diberikan kepada anggota dalam bentuk deviden.

Ia menegaskan, pemberian deviden sama sekali tidak mempengaruhi aset dan likuiditas KSP Kopdit Obor Mas.

"Ini yang luar biasa, sudah 12 tahun Obor Mas membayar deviden secara tunai. Ini (deviden) tidak berpengaruh kepada likuiditas dan aset,"imbuh Yanto. (laporan wartawan POS-KUPANG.COM, eginius mo'a)

Penulis: Eugenius Moa
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved