7 Korban Kapal Tenggelam di Pukuafu Belum Ditemukan,Polres Rote Ndao Dirikan Posko Tanggap Darurat

Sebanyak 7 orang belum ditemukan dalam musibah tenggelamnya kapal motor Kasih 25 perairan NTT.

Humas Polres Rote Ndao
Anggota tim gabungan saat berada di Posko usai proses evakuasi korban tenggelam Kapal Motor Kasih 25 pada Minggu (5/7) malam. 

7 Korban Kapal Tenggelam di Selat Pukuafu NTT Belum Ditemukan, Polres Rote Ndao Dirikan Posko Tanggap Darurat  

POS-KUPANG.COM | KUPANG -- Sebanyak 7 orang belum ditemukan dalam musibah tenggelamnya kapal motor Kasih 25 perairan NTT. 

Kapal Motor (KM) Kasih 25, yang merupakan kapal penangkap ikan milik nelayan itu tenggelam di Selat Pukuafu Kabupaten Rote Ndao Nusa Tenggara Timur pada Minggu (5/7) siang. 

Hingga Minggu malam, pencarian dilakukan oleh tim gabungan berhasil mengevakuasi 14 korban ke Kabupaten Rote Ndao dan delapan korban ke Kupang. Dari total 22 korban, sebanyak 3 orang meninggal dunia. Sementara 7 lainnya belum ditemukan. 

Tim gabungan terdiri dari Forkopimda Kabupaten Rote Ndao, Basarnas Provinsi NTT dan Kabupaten Kupang, Lanal Pulau Rote, Satuan Pol air Polda NTT & Satuan Polair Polres Rote Ndao serta dibantu oleh nelayan setempat.

Terkait proses tersebut, pihak Polres Rote Ndao bersama tim gabungan mendirikan Posko Pengamanan Tanggap Darurat Kecelakaan KM Kasih 25. Posko tersebut didirikan di halaman Puskesmas Eahun, Kecamatan Rote Timur, Kabupaten Rote Ndao.

"Kita telah dirikan Posko Pengamanan Tanggap Darurat Penanggulangan Bencana Alam pasca kecelakaan laut Kapal Ikan Lampara "KASIH 25" di perairan laut selat pukuafu, Desa Pukuafu, Kecamatan Landuleko, Kabupaten Rote Ndao," ujar Kapolres Rote Ndao AKBP Bambang Hari Wibowo, SIK, M.Si kepada POS-KUPANG.COM.

Ia mengatakan, posko tersebut didirikan sebagai upaya penanganan cepat dan tepat terhadap korban guna mengurangi timbulnya dampak yang lebih buruk. 

Tunggu Salinan Putusan Kasasi, Mantan ASN SBD, Nobertus Dus Geluti Usaha Beternak Ayam

Beredar Nama Menteri Hasil Reshuffle: Ahok Menteri BUMN, Erick Thohir Mendag, AHY Menkop dan UKM

Bupati Lembata: Pantai Mingar Akan Ditata Kembali

"Disamping itu juga Posko pengamanan ini bertujuan untuk pengendalian dan koordinasi dengan tim gabungan yang terdiri dari unsur TNI AL, Polres Rote Ndao, BPBD Kabupaten Rote Ndao dan Pemerintah Daerah Kabupaten Rote Ndao," tambahnya. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Ryan Nong )

Penulis: Ryan Nong
Editor: Rosalina Woso
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved