Tes Cepat Cegah Corona
PENELITI Biomolekuler, Dr. Fima Inabuy dalam Webinar yang diselenggarakan ETIKA bersama Pos Kupang dan Forum Akademia NTT (FAN)
"Kami melihat prioritas anggaran keliru, lebih pada penanggulangan, seharusnya pada pencegahan. Anggaran pencegahan kita sangat kecil," katanya.
Moderator Webinar Metode Tes Cepat Massal untuk Pencegahan Covid-19, Ir. Theodorus Widodo mengatakan, dalam situasi perang (melawan Covid-19) kita jangan mengeluh.
"Kita sedang berperang melawan virus yang jahat ini. Dalam situasi perang ini kita jangan mengeluh. Namanya juga perang" katanya.
Dikatakan, Webinar ini dilatarbelakangi kesadaran dari tiga kelompok yaitu kelompok Aksi Etnis Tionghoa Kupang (ETIKA), Pos Kupang dan Forum Akademia NTT (FAN) untuk turut mengambil peran melawan Covid-19.
"Intinya kita mau membantu tim ini. Dan perlu sosialisasi agar lebih banyak masyarakat tahu," ujarnya.
Dijelaskan, metode tes cepat massal ini perlu sosialisasi ke semua pihak bahwa metode ini bukan sesuatu yang tidak mungkin. Bahkan para peneliti kita sudah sampai pada tahap pelatihan laboran.
Menurut Theo, tim peneliti dari FAN terkesan berjalan sendiri sehingga ke depan, ETIKA bersama Pos Kupang dan FAN akan menggalang dana untuk memenuhi kebutuhan para peneliti.
"Sudah ada dalam rencana kita. Etika dan Pos Kupang akan mengadakan virtual konser tanggal 16 Agustus malam dengan menghadirkan artis Rambu Piras" jelasnya.
Dalam rangka menuju konser virtual 16 Agustus mendatang, kata Theo, nanti sudah mulai dilakukan fund rising jadi silahkan kalau ada kelompok-kelompok masyarakat, perusahaan atau individu yang merasa terpanggil untuk turut membantu tim peneliti.
Dana yang terkumpul dari konser virtual tersebut akan digunakan untuk membantu tim dari FAN yang bekerja untuk membantu masyarakat NTT, mencegah penyebaran virus Corona dengan metode pooled-test.
Metode tes cepat massal atau pooled-test terakhir kali digunakan pada perang dunia.
Pelatihan untuk para laboran Biomolekuler yang dipimpin oleh Dr. Fima Inabuy sudah selesai dilakukan dan menghasilkan tenaga kerja siap pakai. (cr4/hh)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/moderator-webinar-dari-etika-ir-theodorus-widodo.jpg)