NTT Jadi Provinsi Percontohan Penanganan Covid-19, Ini Penjelasan Gugus Tugas

Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Nasional menyebut NTT sebagai salah satu provinsi percontohan dalam hal penanganan Covid-19

Penulis: Ryan Nong | Editor: Kanis Jehola
POS-KUPANG.COM/RYAN NONG
Sekretaris 1 Gugus Tugas Covid-19 NTT drg. Dominikus Minggu Mere 

POS-KUPANG.COM | KUPANG -- Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Nasional menyebut NTT sebagai salah satu provinsi percontohan dalam hal penanganan Covid-19.

Hal tersebut diungkapkan Wakil Gubernur NTT Josef Nae Soi saat kunjungan kerja ke Kabupaten Sumba Timur pada kamis, 2 Juli 2020 kemarin.

"Provinsi NTT telah diberikan predikat sebagai provinsi percontohan penanganan Covid-19 oleh Gugus Tugas Covid-19 Nasional. Semoga kedepan tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan dan Covid-19 bisa segera berlalu," ungkap Wagub Josef Nae Soi.

Bupati Tahun Didesak Aktifkan Kembali Kades Lilo

Predikat tersebut bukanlah predikat yang prematur. Sebab, hari ini, Sabtu (4/7), NTT menjadi provinsi ketiga terbawah dalam hal angka persebaran Covid-19, setelah Aceh dengan 87 kasus (0,1%) dan Jambi dengan 117 kasus (0,2%). NTT sendiri memiliki 121 kasus Positif atau 0,2 % dari angka nasional.

Sekretaris 1 Gugus Tugas Covid-19 NTT, drg. Dominikus Minggu Mere mengatakan, sejak awal pemerintah melalui Gugus Tugas Covid-19 telah melaksanakan kolaborasi dengan elemen masyarakat untuk memutus rantai, mencegah sekaligus menangani persebaran Covid-19.

Penjelasan Kepala Stasiun Meteorologi Kelas II A El Tari Kupang Terkait Angin Kencang di NTT

Selain itu, koordinasi yang berjalan baik dari seluruh level pemerintahan di wilayah menjadi hal yang turut andil mencegah masifnya penyebaran Covid-19.

"Sedari awal kita sudah melaksanakan kerja kolaborasi yang cepat dan tepat dari pemerintah bersama elemen masyarakat seperti tokoh agama. Masing-masing daerah memperhatikan wilayahnya, ada koordinasi dari tingkat terkecil seperti Desa, Kelurahan Kecamatan dan Kabupaten berjalan baik," ujar drg. Domi kepada POS-KUPANG.COM, Sabtu (4/7).

Tak hanya itu, menurutnya, keberadaan laboratorium Biomolekuler di RSUD Prof WZ Johannes Kupang yang melayani pemeriksaan swab langsung juga turut memberi andil sehingga penanganan terhadap para pasien positif Covid-19 lebih cepat dan tepat.

"Percepatan untuk melakukan tes PCR di RSUD Prof WZ Johannes Kupang juga, sehingga kita ada kecepatan dalam penanganan," katanya.

Hal tersebut sangat membantu dari sisi kecepatan pendeteksian pasien positif Covid-19 daripada sebelumnya ketika pemeriksaan sampel swab dikirim ke luar NTT.

Update Covid-19 NTT

Berdasarkan hasil pemeriksaan terhadap 94 spesimen di Laboratorium Biomolekular RSUD Prof WZ Johannes Kupang pada Jumat (3/7), sebanyak dua sampel dinyatakan positif.

Sampel tersebut terdiri dari 50 sampel asal Kota Kupang, 27 sampel.asal Sumba Timur, 2 sampel asal Sumba Barat Daya (SBD), serta masing masing satu sampel dari Manggarai Barat, Ende dan TTS.

Dua kasus terkonfirmasi positif baru tersebut terdiri dari satu pelaku perjalanan dari Bali yang kini berdomisili di Kota Kupang dan satu orang dari Kabupaten Sumba Timur dari cluster Solo.

Selain tambahan dua pasien positif, sebanyak tiga pasien dinyatakan sembuh. Mereka terdiri dari dua pasien di Kota Kupang dan satu pasien di Kabupaten Sumba Timur. Dengan tambahan tiga pasien sembuh maka total pasien sembuh menjadi 92 orang.

Sementara, hingga Jumat, total kasus positif Covid-19 NTT menjadi 121 orang dengan 28 yang dirawat dan 1 meninggal dunia. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Ryan Nong)

Sumber: Pos Kupang
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved