Breaking News:

Anita Gah Janji Mahasiswa Tidak Mampu Bisa Dapat Beasiswa

Saya akan mensuport mereka yang sedang kuliah, untuk bisa mendapat bidik misi dan KIP kuliah, asalkan mereka bisa menghubungi langsung saya

POS-KUPANG.COM/RAY REBON
Beberapa peserta yang sedang lakukan protap kesehatan mencuci tangan sebelum masuk mengikuti kegiatan sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan di Gereja Gmit Imanuel Petu, oleh DPR RI Anita Gah, Sabtu (4/07/2020) 

POS-KUPANG.COM | KUPANG - Anggota Komisi X DPR RI Anita Jacoba Gah, SE mengatakan mendukung pemuda-pemudi yang sedang kuliah dan bagi yang tidak mampu bisa mendapat beasiswa.

"Kedudukan saya di DPR RI sebagai komisi X yang membidangi pendidikan. Saya akan mensuport mereka yang sedang kuliah, untuk bisa mendapat bidik misi dan KIP kuliah. Kita akan berikan itu kepada mereka, asalkan mereka bisa menghubungi langsung saya atau baik pribadi maupun rumah aspirasi bagi pemuda-pemudi yang khususnya tidak mampu," ujarnya, di sela-sela kegiatan sosialisasi 4 pilar kebangsaan di Gereja Gmit Imanuel Petu, Sabtu (4/7)

Anita Gah melanjutkan, kemudian ia berharap agar informasi ini bisa disampaikan kepada anak-anak yang putus sekolah. "Mungkin pemuda-pemudi ini yang mempunyai teman-teman yang putus sekolah, dengan ini saya harap mereka bisa memberitahukan hal ini teman-temannya agar bertemu dengan saya, agar kita dorong kembali mereka untuk sekolah," kata Anita Gah

ASN Korupsi Menang Gugatan PTUN, Praktisi Hukum : Wajib Hukum Negara Laksanakan Putusan Pengadilan

Program ini bukan saja untuk mereka, tetapi juga untuk adik-adik mereka dibangku SD, SMP dan SMA.
Ia menambahkan, komisi X juga bermitra kerja dengan pariwisata, badan ekonomi kreatif serta kemenpora.

"Dan itu banyak bantuan untuk pemuda. Apabila mereka mempunyai satu kelembagaan pemuda, kemudian masukan proposal dan anggaran bisa turun ke mereka dalam bentuk kegiatan-kegiatan pemuda, khususnya dalam penanganan Covid-19 saat ini banyak bantuan-bantuan," ungkap Anita Gah

Ia menjelaskan, untuk bantuan saat ini arahnya ke Covid- 19 . "Untuk beasiswa sebelum pandemi juga sudah ada. Namun dengan pandemi Covid-19 ini ditambah kuotanya. Karena dengan pandemi, orang tua yang awal mampu menyekolahkan anaknya, tapi dampak Covid- 19 maka mereka tidak mampu. Serta bagi mereka yang belum mendapat bidik misi dan beasiswa itulah yang dapat kami bantu" kata Anita Gah

Libatkan Pemuda

Anita Gah, saat kegiatan sosialisasi 4 pilar kebangsaan di Gereja Gmit Imanuel Petu, merasa prihatin dan sedih dengan para pemuda-pemudi yang dari sekian banyak peserta, satu atau dua peserta yang bisa menjawab pertanyaannya.

"Saya merasa prihatin dan sedih bahkan sakit melihat dari 150 anak muda-mudi ini, yang bisa langsung menjawab pertanyaan saya berikan" ujarnya.

Simak Penjelasan Ahli Gizi Terkait Makan Sebelum atau Sesudah Olahraga

Menurut Anita Gah, ketika ditunjuk untuk menjawab pertanyaan tentang Pancasila saja tidak bisa, dan pertanyaan tentang UUD hanya 1 orang, serta pertanyaan lain juga sama, yang mampu menjawab hanya beberapa orang.

"Sedih saya seperti ini, harusnya pemuda-pemudi harus tahu, karena pertanyaan itu tentang ideologi atau dasar negara, seperti sumpah pemuda, harusnya mereka mengetahui tentang itu dan pahami, bahkan mereka juga harus sudah lakukan dalam kehidupan sebagai pemuda di bangsa dan negara kita. Kalau sampai pertanyaan-pertanyaan itu mereka tidak tahu, itu tanda tanya besar untuk saya,"katanya.

Dia berharap dengan sosialisasi tersebut, mereka diingatkan, dibuka pikiran, serta kesadaran bahwa ini sebagai refleksi, karena ini sebagai tugas dan tanggungjawab besar yang harus mereka pikul.

"Tanggungjawab kepada bangsa dan negara mereka dapat lakukan apabila mereka memahami 4 pilar kebangsaan ini. Jadi, sakit dan sedih saya rasakan, tetapi harus tetap berharap bahwa mereka harus tetap kita bimbing terus,' katanya

Anita Gah menambah, kegiatan sosialisasi kali ini libatkan khusus pemuda. "Biasanya saya libatkan tokoh masyarakat, tokoh agama, tetapi saat ini saya melihat pemuda memegang peranan penting, maka mungkin saya akan lebih fokuskan kepada pemuda" katanya.

Anita Gah menyampaikan, kepada para pemuda-pemudi yang berada di Indonesia, khususnya yang ada di NTT dan terlebih khusus di Kota Kupang, mereka lebih tumbuh menjadi pemuda-pemudi yang lebih tangguh dan kuat apabila mereka dapat memahami Pancasila, UUD dan NKRI.(Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Ray Rebon)

Editor: Hermina Pello
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved