Breaking News:

Salam Pos Kupang

Masyarakat Butuh Polri

Kepolisian Republik Indonesia ( Polri) baru saja melaksanakan peringatan Hari Ulang Tahun ( HUT) ke-74 Bhayangkara

Masyarakat Butuh Polri
Dok
Logo Pos Kupang

POS-KUPANG.COM - Kepolisian Republik Indonesia ( Polri) baru saja melaksanakan peringatan Hari Ulang Tahun ( HUT) ke-74 Bhayangkara, Rabu (1/7/2020). Peringatan kali ini sangat berbeda dari biasanya karena wabah virus corona yang belum juga mereda di Indonesia.

Ya, upacara peringatan HUT Bhayangkara kali ini tidak dilangsungkan di sebuah lapangan terbuka yang penuh dengan barisan polisi, tapi dilakukan secara virtual. Presiden Jokowi selaku inspektur upacara berada di Instana Negara Jakarta, sedangkan Kapolri Idham Azis ada di Gedung Bareskrim Polri Jakarta Selatan.

Kondisi ini harus kita maklumi, tetapi semoga tidak mengurangi maknanya. Peringatan HUT Bhayangkara tahun ini mengambil tema "Kamtibmas Kondusif Masyarakat Semakin Produktif".

Update Data Terkini Infeksi Covid-19 di Kota Kupang

Dari rumusannya jelas sekali konteks tema ini, yakni bagaimana Polri menjaga Kamtibmas di tengah wabah virus corona saat ini.

Sejak dinyatakan positif Covid-19 pada awal Maret 2020, Indonesia segera memberlakukan protokol kesehatan, seperti tinggal di rumah, bekerja dari rumah, pakai masker, selalu cuci tangan pakai sabun, jaga jarak dan imunitas.

Pelaksanaan protokol ini membutuhkan pemahaman dan kepatuhan masyarakat. Dalam kenyataannya, masyarakat tidak serta merta mau melaksanakan protokol ini secara sempurna. Ada saja yang lalai dengan berbagai alasan.

Pemkot Gencar Benahi Sektor Pariwisata Pastikan Pelaku Usaha Siap di Tengah Pandemi Covid-19

Justru dalam situasi ini kita saksikan anggota Polri hadir di lapangan, mendorong masyarakat dan menjadi contoh pelaksanaan protokol kesehatan tersebut.

Meskipun penularan virus corona di Indonesia belum lagi mereda, kini Indonesia mulai menerapkan new normal atau tatanan kehidupan baru.

Artinya, kita semua harus tetap waspada dan berjuang melawan virus corona agar tetap sehat, tetapi juga harus bisa bekerja agar kehidupan ekonomi masyarakat tidak mati.

Justru untuk mengendalikan pelaksanaan protokol new normal ini kita sangat membutuhkan peran polisi agar dilaksanakan semaksimal mungkin.

Dalam menegakkan protokol ini tentu saja polisi membutuhkan kerja sama dan dukungan dari instansi-instansi terkait dan terutama dukungan masyarakat, agar wabah Covid-19 segera berlalu tanpa makan korban lebih banyak lagi.

Dalam menangani wabah Covid-19 pemerintah juga telah mengalokasi dana hampir Rp 700 triliun. Presiden Joko Widodo dalam pidatonya pada HUT ke-74 Bhayangkara mengingatkan Polri untuk mengawal penggunaan dana tersebut agar tepat sasaran dan tidak disalahgunakan.

Polri bertugas mengingatkan para pengguna anggaran dan masyarakat supaya tidak korupsi. Tetapi yang nekat korupsi, Polri harus baru berani menindaknya.

Akhirnya kita patut menyampaikan terima kasih dan proficiat kepada jajaran Polri atas segala kerja kerasnya menjaga Kamtibmas. Kita juga berharap agar peran ini tetap dilaksanakan pada hari-hari ke depan di tengah pelaksanaan new normal. (*)

Editor: Kanis Jehola
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved