Brigjen Pol Jhony Asadoma: Kami Sengaja Memilih Desa Oh'aem
Kami sengaja memilih tempat ini supaya lebih banyak masyarakat merasakan bakti sosial oleh polri.
Brigjen Pol Jhony Asadoma: Kami Sengaja Memilih Desa Oh'aem
POS-KUPANG.COM| KUPANG-- Oh'aem, sebuah desa di ujung Selatan Amfoang, Kabupaten Kupang mendadak riuh setelah tersiar kabar dari pemerintah setempat bahwa akan ada kunjungan orang nomor dua di Polda NTT beserta jajarannya. Jumat (26/6/2020).
Satu persatu masyarakat yang kesehariannya hidup dengan bercocok tanam dan berternak, sejenak menghentikan aktivitas keseharian mereka dan dengan pakaian rapi berbondong-bondong datang ke kantor Desa Oh'aem.
Deretan kursi yang berjejeran dengan jarak yang diatur ditempati mereka satu persatu
Walau cukup lama menunggu kehadiran orang nomornya dua di Kapolda NTT, mereka dengan sabar yang sungguh menanti kedatangan tamu istimewa yang belum diketahui rupa maupun suara itu.
Setelah lama menanti pada gemetar bibir yang mengering. Akhirnya, beberapa mobil tiba dan seorang dengan pakaian polisi turun dari mobil hitam yang ditumpanginya.
Sejurus kemudian, semua mata mengarahkan pandangan mereka, pada pria berpangkat Brigade Jenderal berkulit sawo matang dan beramput tipis ini.
Dengan pakaian polisi yang dikenakannya dan langkah tegap menuju tempat yang disediakan.
Sesaat sebelum sampai ke tempat yang disediakan, seorang ibu didampingi Kepala desa Oh' aem menyambut secara resmi dan mengantungkan selendang pada lehernya, dan diikuti oleh beberapa orang dengan kamera maupun handphone mengabadikan momen itu.
Sesampainya di tempat yang telah disediakan, ia berujar, kegiatan bakti sosial dari Kepolisian Daerah NTT di desa Oh' aem, Kecamatan Kupang Selatan, Kabupaten Kupang ini, kata Brigjen Pol Jhony Asadoma, dilaksanakan dalam rangka hari Bhayangkara ke 74 dan dilakukan serentak di seluruh Indonesia.
Kapolda NTT, urainya, memilih beberapa tempat: bapak Kapolda NTT melaksanakan bakti sosial di Manggarai Barat dan saya di Oh' aem.
Oh'aem ini, terangnya, merupakan desa yang sangat terpencil dan jauh dari keramaian.
"Kami sengaja memilih tempat ini supaya lebih banyak masyarakat merasakan bakti sosial oleh polri. Jadi, kita memilih masyarakat ini yang jauh dari Kupang dengan menempuh tiga jam perjalanan,"paparnya.
Brigjen Pol Jhony Asadoma, hanya mengatakan lama perjalanan yang harus ditempuh dari Kota Kupang menuju ke Desa Oh'aem selama tiga jam lamanya, tanpa pernah menjelaskan bahwa untuk sampai ke desa tersebut sebenarnya dibutuhkan tenaga extra tersebab medan yang kadang rata, bergelombang dan terjal.
Walau demikian, tak secuil pun memadamkan rindu untuk bersua atau paling kurang menjangkau sesama saudara di tempat terpencil.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/paket-bantuan-secara-simbolis-kepada-warga-desa-oh-aem.jpg)